Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal

Pemkab Kulon Progo Target Turunkan Angka Pengangguran Signifikan

Nasional pengangguran
Ahmad Mustaqim • 16 November 2019 15:58
Kulon Progo: Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta berupaya menurunkan angka pengangguran secara signifikan. Catatan dua tahun belakangan dan pembangunan wilayah terkini menjadi dasar.
 
"Kami menargetkan angka pengangguran (2019) turun lagi," kata Kapala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulon Progo, Eko Wisnu Wardhana di Kulon Progo, Sabtu, 16 November 2019.
 
Angka penganguran dalam dua tahun belakang, 2017 dan 2018, dinilai cukup baik. Angka pengangguran pada 2017 turun sekitar 1,99 persen. Setahun berselang, terjadi penurunan angka pengangguran sekitar 1,49 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eko menyebut sejumlah lembaga yang bekerja sama untuk memberikan keterampilan. Misalnya, kata dia, pengoptimalan kerja Balai Latihan kerja (BLK) Kulon Progo. Kemudian, juga bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI), Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug, serta Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD).
 
Eko juga menyatakan kerja sama juga dilakukan dengan PT. Angkasa Pura I dan PT. Angkasa Pura Support. Warga yang mendapat pelatihan kerja ini ditempatkan bekerja di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).
 
"Sebanyak 2.110 warga sudah dapat pelatihan kerja. Mereka sudah ditempartkanbekerja sesuai bidangnya," ucapnya.
 
Ketua Fraksi PKB DPRD Kulon Progo, Suharto meminta pemerintah lebih optimal menyiapkan kemampuan warga untuk bekerja. Menurut dia, tuntutan kemampuan bekerja dari waktu ke waktu kian besar.
 
Ia menyitir keberadaan Bandara YIA yang harus berimplikasi langsung bagi wagra setempat. Dengan kata lain, Suharto ingin tenaga kerja yang masih menganggur bisa terserap maksimal dari berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang terus berkembang.
 
"Kalau bisa angka pengangguran dinihilkan. Pemerintah jadi bukan hanya memberikan keterampilan bekerja, tapi bisa juga agar warga berwirausaha mandiri," ungkapnya.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif