Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen. (Foto: MI/Haryanto Mega)
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen. (Foto: MI/Haryanto Mega)

Wagub Jateng Sebut Gedung Baru DPRD Mendesak

Nasional dprd
Mustholih • 11 September 2019 15:27
Semarang: Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen menyebut pembangunan gedung baru DPRD Jateng mendesak. Bukan hanya akan didiami anggota dewan namun juga untuk kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
 
"Itu bukan DPRD saja peruntukannya. DPRD hanya memakai beberapa lantai, nanti ada parkir dan untuk kantor BPKAD. Tahun depan sudah mulai (dibangun)," kata Taj Yasin, Rabu, 11 September 2019.
 
Menurut Taj Yasin peningkatan jumlah anggota dewan harus didukung dengan kesiapan infrastruktur. Sebab, gedung yang saat ini dipakai dinilai terlalu sempit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang anggota dewannya bertambah, kan butuh tempat. Memang itu tujuan dibangun gedung baru," kata dia.
 
Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono juga mengatakan pembangunan gedung DPRD baru bukan tanpa alasan. Ia mengatakan hal itu sebagai kebutuhan.
 
"Bukan pemborosan. Karena (tempat) dewan sudah berimpitan," kata dia.
 
Sri memastikan proses realisasi gedung baru DPRD telah berjalan. Pembangunan secara fisik akan dimulai pada 2020.
 
"Pada 2019 DED-nya (detail enginering design) sudah ada. Realisasi pembangunan mulai 2020 dan multiyears hingga 2021," ungkapnya.
 
Ketua sementara DPRD Jateng Bambang Kusriyanto enggan berkomentar terkait rencana gedung baru DPRD. Ia tak ingin sesumbar tentang hal yang belum diketahuinya.
 
"Saya belum paham, nanti aku ngomong keliru," imbuh dia.
 
Sekretaris DPRD Urip Sihabudin sebelumnya melontarkan rencana pembangunan kantor baru anggota dewan. Alasannya, gedung yang saat ini digunakan sudah tak menampung jumlah legislator.
 
Menurut Urip, pembangunan gedung baru DPRD Jateng berlokasi di sebelah barat gedung DPRD lama. Rencananya, kantor baru legislator dibangun 11 lantai dengan anggaran Rp137 miliar.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif