Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Warga Bantul Diimbau Waspada Banjir dan Longsor

Nasional kemarau dan kekeringan
Medcom • 30 Oktober 2019 11:38
Bantul: Warga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diimbau mewaspadai potensi banjir dan longsor di masa peralihan musim dari kemarau ke hujan atau pancaroba.
 
"Terkait dengan cuaca ekstrem yaitu hujan lebat dengan durasi singkat pada musim pancaroba ini ada potensi terjadi banjir maupun tanah longsor," kata Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Reni Kraningtyas, melansir Antara, Rabu, 30 Oktober 2019.
 
Menurut Reni, hujan lebat selama musim pancaroba dengan curah di atas 50 milimeter selama satu sampai dua jam berpotensi menimbulkan banjir dan longsor. Terutama di daerah-daerah yang dinyatakan rawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Daerah yang mengalami kekeringan ekstrem pun kalau terjadi hujan dua hari berturut-turut juga bisa longsor. Terutama di dataran tinggi, perbukitan, atau tebing karena rekahan tanah terjadi selama kekeringan," ungkapnya.
 
Lebih lanjut, kata Reni, daerah bertebing seperti Kecamatan Imogiri menyimpan berpotensi tinggi terjadinya longsor saat musim hujan. Musim hujan tahun ini di Bantul diperkirakan terjadi pada minggu kedua November 2019.
 
"Akan tetapi biasanya sebelum masuk awal musim hujan, dua minggu sebelumnya itu sudah memasuki pancaroba," jelas Reni.
 
Ia pun mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada. Khususnya bagi masyarakat yang telah menetap di daerah rawan bencana.
 
"Tetap memperbarui info terkini dari BMKG, sehingga kalau ada potensi bencana atau ada informasi hujan lebat di wilayah Bantul dan sekitarnya masyarakat segera mengungsi," pungkasnya. (Syahrum Latupono)
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif