Anak-anak korban longsor di Bogor diminta tetap sekolah di pengungsian. (Foto: Medcom.id/Rizky)
Anak-anak korban longsor di Bogor diminta tetap sekolah di pengungsian. (Foto: Medcom.id/Rizky)

Siswa Korban Longsor di Bogor Tetap Sekolah

Nasional longsor tanah longsor bencana longsor
Rizky Dewantara • 14 Januari 2020 19:42
Bogor: Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memastikan dua ribu siswa terdampak bencana longsor tetap sekolah. Para pengajar diminta membuka kelas di pengungsian.
 
"Saya instruksikan untuk tenaga pengajar harus datang ke lokasi pengungsian, agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Entis Sutisna, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Entis mengatakan guru harus berbesar hati mendatangi lokasi bencana khususnya ke posko pengungsian. Karena saat ini Kabupaten Bogor masih berstatus tanggap darurat bencana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti jika sudah tidak berstatus tanggap darurat bencana, kami akan usulkan untuk membuat posko khusus untuk KBM bagi pelajar yang terdampak bencana," jelas dia.
 
Menurut Entis, siswa yang bersekolah di pengungsian tak wajib mengenakan seragam. Khusus alat tulis dan perlengkapan lainnya disediakan oleh sekolah.
 
Ia menambahkan bagi masyarakat yang kehilangan ijazah sekolah dapat melaporkan ke Disdik Kabupaten Bogor.
 
"Bagi yang kehilangan ijazah akan dapat surat keterangan dari Disdik Kabupaten Bogor untuk diproses lebih lanjut," tuntasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif