Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Sidang Pembakar Satu Keluarga di Makassar Ditunda Lagi

Nasional kebakaran rumah kasus narkoba
Muhammad Syawaluddin • 01 April 2019 20:18
Makassar: Sidang tuntutan kasus pembakaran rumah menewaskan satu keluarga kembali ditunda. Sidang tuntutan terdakwa Muhammad Ilham alias Ilo, 23, dan Sulkifli Amir, 22, sudah empat kali dijadwalkan ulang.
 
"Iya ditunda, ini keempat kalinya penundaan sidang tuntutan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Andi Zulkifli Herman, di Pengadilan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 1 April 2019.
 
Sidang pembakaran yang menyebabkan enam orang tersebut ditunda empat minggu berturut-turut. Penundaan tersebut dikarenakan rekomendasi tuntutan dari Kejaksaan Agung yang hingga saat ini belum terbit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jaksa Penuntut umum menunggu hasil rekomendasi dari Kejaksaan Agung lantaran kasus yang berlatar belakang peredaran narkoba itu cukup besar. Tuntutan diperkirakan cukup berat, di atas 20 tahun penjara.
 
Sidang tersebut dijadwalkan Kamis, 4 April 2019. Namun, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah keputusan dari Kejagung sudah keluar atau belum.
 
Pada sidang dakwaan pelaku didakwa dengan Pasal 187 tentang pembakaran, serta Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, juncto Pasal 55 ayat (1) tentang penyertaan. Mereka terancam hukuman penjara minimal 12 tahun. Di hadapan majelis hakim, kedua terdakwa mengakui perbuatannya.
 
Dua terdakwa ditahan Polrestabes Makassar dengan dugaan membakar rumah pada 5 Desember 2019 buntut dari piutang narkotika. Salah satu korban tewas bernama Fahril disebut berutang senilai Rp29 juta kepada Akbar Ampuh, gembong narkotika yang tengah mendekam di Lapas Klas I Makassar.
 
Baca: Otak Pembakar Satu Keluarga di Makassar Tewas Diduga Bunuh Diri
 
Akbar Ampuh dinyatakan meninggal dunia di Lapas Kelas I Makassar diduga bunuh diri dengan menggunakan rantai didalam kamar isolasi.
 
Kebakaran yang terjadi di Jalan Tinimbu, Lorong 1 itu menyebabkan lima rumah hangus dan 6 orang meninggal. Mereka yang meninggal adalah Sanusi, 70, dan Bodeng, 65, pasangan suami istri. Korban meninggal lainnya yaitu putri dan cucu Sanusi yakni, Musdalifa, 30, Fahri, 24, Namira Ramadina, 21, dan Hijas, 2,5.
 
Baca: Pembakar Satu Keluarga di Makassar Dituntut Pasal Berlapis

 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif