ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Istri Tewas di Tangan Suami Gegara Game Online

Nasional kekerasan dalam rumah tangga
Hendrik Simorangkir • 15 Mei 2019 19:56
Tangerang: Ibu rumah tangga Apiyatu Syahdiah, 23, tewas setelah dianiaya suaminya Dede Suryana, 24. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini dipicu masalah sepele yakni game online.
 
Syahdiah sempat dibawa suaminya ke klinik tak jauh dari rumah kontrakannya di Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten. Nahas, wanita beranak satu ini dinyatakan meninggal pada Selasa, 14 Mei 2019 pukul 06.00 WIB.
 
Tubuh Syahdiah ditemukan banyak luka lebam. Temuan itu membuat ibu korban, Yunasih, 42, curiga dan melaporkan kejanggalan kematian anaknya ke Polsek Jatiuwung. Tak lama, polisi segera menangkap suami korban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari hasil autopsi, keterangan ahli menyimpulkan kematian korban karena ada kekerasan pada bagian punggung, leher dan kemaluan," ujar Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf, Rabu, 15 Mei 2019.
 
Eliantoro mengatakan, pihaknya telah menetapkan Dede Suryana sebagai tersangka. Buruh pabrik itu terancam 15 tahun penjara, dan dijerat Pasal 44 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.
 
"Tersangka sebelumnya mengelak, tapi kemudian mengakui perbuatannya setelah kita kumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi-saksi," imbuh Eliantoro.
 
Kanit Reskrim AKP Zazali menjelaskan, KDRT yang dilakukan Dede terhadap istrinya dipicu masalah sepele. Pelaku kesal, sang istri kerap menyuruhnya saat sedang asyik bermain game online. Merasa terganggu, Dede kemudian memukul punggung istrinya dengan helm.
 
"Keributan pasangan suami istri ini pertama kali terjadi pada 8 Mei 2019, di rumah kontrakannya di Kampung Pasir. Pelaku tersinggung saat sedang asyik main game di handphone disuruh-suruh terus sama korban," jelas Zazali.
 
Tak terima diperlakukan kasar oleh suaminya, korban bersama anaknya yang berusia 1,5 tahun pulang ke rumah orangtuanya di Curug, Kabupaten Tangerang. Korban pun menceritakan ulah kasar sang suami kepada orangtuanya.
 
Keesokan harinya, Dede mendatangi rumah mertuanya itu untuk mengambil anak pertamanya. Melihat anaknya dibawa saat tidur, korban datang untuk mencegah. Pasangan suami istri ini kembali bertengkar.
 
"Pelaku lalu menendang korban. Tendangan pertama mengenai kaki lalu tendangan kedua mengenai kemaluan korban hingga bekas jahitan operasi caesar terasa sakit," paparnya.
 
Tiga hari berselang. Dede kembali datang ke rumah mertuanya untuk membawa istri dan anak pertamanya. Sesampainya di rumah kontrakannya, sang istri kemudian tidur di ruang tamu, sedangkan pelaku bersama anaknya di kamar tidur.
 
"Saat hendak sahur, pelaku mendapati istrinya dalam keadaan muka biru dan tangannya menggetar. Oleh pelaku dibantu dengan tetangganya membawa korban ke klinik, namun sesampai di klinik dinyatakan meninggal dunia," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif