Bupati Sleman Sri Purnomo. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Bupati Sleman Sri Purnomo. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Pejabat Kementerian hingga Daerah Diduga Kontak dengan Bupati Sleman

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19
Ahmad Mustaqim • 22 Januari 2021 14:41
Sleman: Bupati Sleman, Sri Purnomo, sempat menghadiri sejumlah kegiatan beberapa hari sebelum dinyatakan positif covid-19 pada Kamis, 21 Januari 2021. Sejumlah pejabat daerah hingga kementerian diduga sempat kontak dengan Sri Purnomo.
 
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman Joko Hastaro, mengatakan Sri Purnomo sempat bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X saat seremonial pemasangan patok trase proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen di Desa Banyurejo, Kecamatan Tempel, Selasa, 19 Januari 2021.
 
Sebelum itu, Sri Purnomo juga sempat menghadiri acara tebar ribuan benih ikan di Embung Gadingan, Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"(Masalah tracing) itu akan kami koordinasinya dengan Dinkes DIY," kata Joko dihubungi, Jumat, 22 Januari 2021.
 
Baca: Bupati Sleman Yakin Tertular Covid-19 Bukan Karena Vaksin
 
Joko belum memastikan kontak dengan sejumlah pejabat termasuk erat atau tidak. Ia mengatakan, kategori kontak yakni berdurasi lebih dari 15 menit dan berjarak kurang satu meter.
 
Sebelum positif korona, Sri Purnomo melakukan kontak erat dengan salah satu kepala dinas di wilayahnya pada Senin, 18 Januari 2021. Kepala dinas tersebut dinyatakan positif bersamaan dengan konfirmasi positif Sri Purnomo.
 
"Waktu itu (Sri Purnomo) sebelum ketemu Sultan sudah menjalani swab antigen, hasilnya negatif sampai hari ke tujuh. Kalau (tes) PCR itu positif di hari pertama sampai hari ke-21, puncaknya di hari ke-14," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, jika Sri Purnomo sempat kontak erat dengan salah satu kepala dinas tidak langsung terlihat positif saat swab antigen. Ia memperkirakan kepastian diketahui covid-19 itu bisa diketahui Rabu, 20 Januari atau sesuai masa inkubasi virus korona.
 
"Tracing saat ini masih dilakukan, baik di lingkungan keluarga maupun yang sempat kontak erat. Beberapa di antara menjalani swab antigen hari ini," tuturnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif