Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Arif Firmansyah)
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Arif Firmansyah)

Jatim Atur Penyaluran Bansos Covid-19

Nasional Virus Korona bansos
Amaluddin • 05 Januari 2021 17:55
Surabaya: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak covid-19. Tujuannya untuk menekan penyebaran covid-19 yang kini meningkat.
 
"Kami akan memisahkan loket tanya jawab dengan penebusan atau pengambilan bantuan. Sehingga tidak terjadi kerumunan atau penumpukan masyarakat yang akan ambil bansos," kata Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistianto Dardak, di Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 5 Januari 2021.
 
Emil mengatakan, penyaluran bantuan tahun ini bakal berbeda format dengan menyertakan event organizer (EO). Pasalnya, penyaluran bansos pada 2020 menimbulkan kerumuman.
 
"Saya kira tidak semua kantor pos perlu ini (EO), tapi semua cabang yang besar saya rasa memerlukan itu. Yang jelas jangan sampai menimbulkan kerumunan, yang dikhawatirkan malah menimbulkan klaster penularan Covid-19," ujarnya.
 
Baca: Belum Tahu Cara Mengecek BST Sudah Cair? Ini Tutorialnya
 
Masyarakat akan kembali menerima Bansos dari pemerintah mulai Senin, 4 Januari 2021. Penyaluran bansos terbagi dalam tiga jenis, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
 
Untuk PKH, nominalnya akan menyesuaikan dengan keperluan di masing-masing keluarga. Untuk kartu sembako, masyarakat akan menerima sebesar Rp200 ribu yang bisa ditukarkan dengan sembako di e-Warung yang telah ditentukan.
 
Sementara yang paling baru adalah format BST, dimana masyarakat akan menerima sebesar Rp300 ribu per bulan per KK. Khusus bansos BST akan mulai disalurkan Januari hingga April 2021

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif