Detik-detik pemilik rumah mengeluarkan tombak saat petugas juru sita PN Sidoarjo mencoba mengosongkan rumahnya (Foto: Metro TV)
Detik-detik pemilik rumah mengeluarkan tombak saat petugas juru sita PN Sidoarjo mencoba mengosongkan rumahnya (Foto: Metro TV)

Eksekusi Rumah di Sidoarjo Ricuh, Juru Sita Disambut Tombak

Nasional sengketa tanah lahan sengketa
Clicks.id • 17 Februari 2021 17:23
Sidoarjo: Eksekusi rumah di kompleks perumahan elite Delta Puspo Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berlangsung ricuh, Rabu, 17 Februari 2021. Pemilik rumah melawan petugas juru sita Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo menggunakan tombak.
 
Tombak itu dikeluarkan pemilik rumah M Ivo Bayu Wibowo, saat petugas berusaha membuka paksa pintu pagar rumah. Warga Delta Puspo Nomor 71 Waru, Sidoarjo, tersebut menolak eksekusi karena tidak mendapat surat peringatan dari PN Sidoarjo.
 
Tidak hanya pemilik rumah M Ivo Bayu Wibowo dan keluarganya, dalam proses eksekusi itu tim kuasa hukum pemilik rumah juga terus berusaha menghalangi petugas yang akan melakukan pengosongan rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, petugas akhirnya berhasil membuka paksa pintu pagar rumah dan mengeluarkan perabot di dalamnua. Kemudian, seluruh isi rumah yang dikosongkan dibawa ke sebuah rumah yang disediakan pihak pemohon penggugat, Andika Aribowo, di kawasan Tropodo, Waru, Sidoarjo.
 
Baca juga: 98% RT di Gunungkidul Zona Hijau Covid-19
 
Juru sita PN Sidoarjo, Sambodo, menegaskan, sebelum proses eksekusi, PN Sidoarjo sebenarnya sudah mengirimkan surat peringatan kepada keluarga M Ivo Bayu Wibowo agar segera mengosongkan rumah.
 
"Namun tidak digubris, akhirnya petugas terpaksa melakukan eksekusi paksa," kata Sambodo.
 
Kasus ini bermula dari pemilik rumah M Ivo Bayu Wibowo yang memiliki sejumlah utang kepada salah satu bank. Pihak bank akhirnya melelang rumah itu dan dibeli oleh pemohon. Saat pemohon hendak mengambil haknya, ternyata rumah itu masih ditempati oleh pemilik yang akhirnya digugat di PN Sidoarjo dan kalah.
 
Pemilik rumah tidak mau menyerahkan rumahnya hingga berlangsungnya eksekusi itu.
 
"Klien kami kan menang dalam lelang dan telah memberikan kesempatan kepada pemilik rumah untuk mengosongkan rumah. Tapi ternyata tidak digubris dan terpaksa dilakukan eksekusi melalui juru sita pengadilan," kata kuasa hukum pemohon, Davy Hindranata.
 
Untuk proses eksekusi tersebut, juru sita PN Sidoarjo terpaksa mendatangkan tiga unit truk ke lokasi eksekusi. Selain itu, eksekusi melibatkan puluhan petugas dari Satsabhara Polresta Sidoarjo dan sejumlah anggota Kodim 0816 Sidoarjo untuk membantu pengamanan dan proses eksekusi. 
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif