Ilustrasi (Media Indonesia)
Ilustrasi (Media Indonesia)

127 Ekor Sapi di Kabupaten Bandung Terpapar PMK

Roni Kurniawan • 24 Mei 2022 17:07
Bandung: Sebanyak 127 ekor sapi di Kabupaten Bandung terkonfirmasi terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Jumlah itu tersebar di empat wilayah meliputi Kecamatan Kertasari, Pangalengan, Pasir Jambu, dan Ciwidey.
 
"Data yang kemarin kita terima ada 127 ekor yang positif," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Tisna Umaran, saat dihubungi, Selasa, 24 Mei 2022.
 
Tisna menuturkan telah melakukan karantina terhadap 127 Sapi yang terjangkit PMK tersebut. Selain itu, disinfeksi dan penyuntikan vitamin juga telah diberikan guna mempercepat penyembuhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada beberapa pilihan yang diberikan kepada pemilik, ini kan kaya Covid jadi vaksinnya belum ada, yang ada kita pisahkan, karantina, lalu antibiotik sama vitamin kita suntikkan," tuturnya.
 
Baca: Daging Sapi Terinfeksi PMK Masih Bisa Dikonsumsi
 
Tisna juga menyarankan kepada pemilik Sapi untuk memberi asupan tambahan berupa ramuan tradisional. Hal itu digunakan untuk memperkuat imunitas dan stamina Sapi.
 
"Petani Kami minta untuk memberikan makanan tambahan lain, seperti kunyit, rebusan daun salam, itu kan organik aman, Ini kaya treatmen pada Domba, Kalau di Domba sudah biasa pake jamu-jamuan, pake telur, kunyit, pake asem jawa  yang tujuannya meningkatkan stamina, jadi saya sarankan pake itu saja untuk mempercepat penyembuhan," ucapnya.
 
Tisna menambahkan, setidaknya ada 32 ribu Sapi yang ada di Kabupaten Bandung. Pihaknya terus melakukan pengawasan intensif khusus Sapi yang didatangkan dari luar daerah.
 
"Kita melarang distribusi dari luar kabupaten Bandung, di isolasi. Sesuai edaran surat Bupati, kalau sudah dikirim, kita langsung isolasi, kita juga cek legalitasnya," pungkasnya.

 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif