Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (Ketum PB MA) K.H. Embay Mulya Syarief. Dokumentasi Pribadi
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (Ketum PB MA) K.H. Embay Mulya Syarief. Dokumentasi Pribadi

Ormas Islam Banten Mathla'ul Anwar Bantah Berikan Dukungan Deklarasi Capres

Whisnu Mardiansyah • 27 Mei 2022 08:19
Serang: Ketua Umum Mathla'ul Anwar (MA) Embay Mulya Syarief membantah dirinya memberikan deklarasi dukungan pencalonan presiden kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno beberapa waktu lalu. Ia memastikan ormas Islam Mathla'ul Anwar netral alias belum berpihak.
 
Embay mengaku datang ke acara tersebut diundang hanya untuk memberikan tausiah. Dirinya tidak tahu ada deklarasi dukungan pencalonan presiden dalam acara tersebut.
 
"Saya itu kan diundang hanya untuk memberi tausiah. Yang datang ke sini ngundang saya nganterin undangan, saya bilang jangan ada deklarasi-deklarasian. Saya bilang masih jauh. Dan yang didukung itu kan kalau sudah definitif menjadi calon yang sudah ditetapkan KPU (Komisi Pemilihan Umum). Ternyata ada acara (deklarasi) itu. Saya juga kan engak sampai selesai. Habis ngasih tausiyah ya saya pulang," ujar Embay saat dihubungi, Jumat, 27 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Embay mengungkapkan dalam tausiahnya, ia mengajak agar menciptakan pilpres 2024 teduh, sejuk, dan aman. Ia enggan terlalu dini memberikan dukungan pasalnya tahapan Pilpres belum berlangsung.
 
"Sekarang ini yang mau didukung siapa gitu, loh? Calonnya juga belum ada. Kan itu mereka sedang sosialisasi, ya silakan saja sosialisasikan. Diundang untuk memberikan tausiah, dalam video saya juga begitu. Ini kan dalam rangka pilpres 2024, jangan sampai seperti 2019 nanti panas. Kita bikin pilpres 2024 itu teduh sejuk aman, saya bilang begitu (dalam tausyiah)," ungkapnya. 
 
Baca: Punya Rekam Jejak Positif, Ulama se-Jatim Dukung Ridwan Kamil Nyapres
 
Menanggapi ramainya pemberitaan dirinya salah satu sosok, Embas menegaskan tidak pernah  memberikan dukungan dalam acara tersebut. 
 
"Itu kan yang buat opini (pihak) media, bukan saya. Ya saya enggak ngerasa dukung siapa dukung siapa. Saya diundang untuk ngasi tausiah. Dan tausiah itu kan memang kewajiban saya untuk memberikan pemahaman agar pilpres itu jangan sampai ribut kaya gitu," katanya. 
 
Embay menegaskan organisasi Islam asal Banten yang dipimpinnya itu tidak berpolitik praktis dan dirinya tidak terlibat dalam aksi dukung mendukung. 
 
"MA tidak boleh berpolitik praktis, tidak berpihak kepada siapapun  kalau MA-nya. Kalau pribadi kan punya hak politik (individual) ya silakan masing-masing. Ya tidak adalah dukung mendukung itu, tidak ada kalo saya pribadi, apa lagi MA. Memang di sana ada kader MA yang ikut jadi panitia, Ketua Gema, Ketua Generasi Muda Mathla'ul Anwar, itu hak politik dia kan,"ujarnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif