Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (kanan), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah), dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kiri) di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Kamis, 21 April 2022. ANTARA/Tri Meilani Ameliya
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (kanan), Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah), dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kiri) di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Kamis, 21 April 2022. ANTARA/Tri Meilani Ameliya

Kapolri dan PBNU Pastikan Masyarakat Mudik Sehat dengan Vaksin Booster

Nasional Mudik Lebaran vaksin covid-19 Protokol Covid-19 protokol kesehatan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Antara • 21 April 2022 17:13
Jakarta: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Agama (Kemenag) memastikan masyarakat mendapat vaksin booster sebelum melaksanakan mudk lebaran.
 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan vaksinasi lengkap harus dilakukan untuk mencegah kembali meningkatnya kasus covid-19 usai libur lebaran.
 
"Kita sudah sepakat jika masyarakat animonya tinggi maka program pelaksanaan vaksinasi booster dilaksanakan sampai H-1, apakah itu dilaksanakan siang hari atau setelah salat tarawih," kata Sigit di Jakarta, Kamis, 21 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ganjar Tegaskan Jateng Siap Sambut Mudik Lebaran 2022
 
Sigit menjelaskan program satu juta vaksinasi booster dimulai hari ini serentak di seluruh daerah. Program vaksinasi ini juga untuk menjawab keraguan pada saat puasa apakah boleh vaksin atau tidak.
 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Menag Yaqut Cholil Qoumas turut meninjau langsung program yang dilakukan secara serentak se-Indonesia melalui kantor pusat PBNU.
 
"Hari ini alhamdulilah kita bisa melaksanakan kegiatan yang menjadi program bersama dari kepolisian, PBNU dan kemenag, untuk melaksanakan program satu juta vaksin booster. Alhamdulilah hari ini dari kerja sama yang ada tadi disampaikan, kita bisa tembus diangka 1,3 juta," jelas Sigit.
 
Selain vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini juga meminta masyarakat yang akan mudik untuk mengatur jadwal keberangkatan dan jalur yang akan dilewati. Hal ini penting dilakukan agar tak terjadi kemacetan yang cukup panjang.
 
Sementara Yahya Cholil mengatakan pelaksanaan program satu juta vaksin booster diselenggarakan di seluruh kantor NU mulai dari tingkat provinsi hingga kecamatan.
 
"Jadi ini adalah persembahan NU bekerja sama dengan Polri dan Kemenag untuk masyarakat umum. Jadi yang vaksin tidak akan ditanya anggota NU atau tidak," ungkap Yahya Cholil.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif