Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga yang mengalami infeksi virus cikungunya di Desa Pinggirsari, Tulungagung, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Destyan Sujarwoko)
Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga yang mengalami infeksi virus cikungunya di Desa Pinggirsari, Tulungagung, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Destyan Sujarwoko)

Belasan Warga Tangerang Terserang Cikungunya

Nasional demam berdarah virus chikungunya gigitan nyamuk
Hendrik Simorangkir • 21 Oktober 2020 12:28
Tangerang: Sebanyak 13 warga Desa Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, terserang penyakit cikungunya. Virus yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti itu bermunculan ketika peralihan musim kemarau menuju penghujan.
 
"Iya betul. Ada 13 warga terkena Cikungunya dan itu disebabkan nyamuk Aedes Aegypti yang muncul setiap adanya peralihan musim kemarau ke penghujan," ujar Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, Rabu, 21 Oktober 2020.
 
Hendra menjelaskan belasan warga itu mengeluhkan rasapegal-pegal hebat di otot-otot kaki. Hal tersebut membuat pihak Puskesmas melakukan pemeriksaan massal di desa tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pihak Puskesmas telah melakukan pemeriksaan ke wilayah tersebut, memang ditemukan 13 orang yang terjangkit cikungunya," kata dia.
 
Baca juga:Satu Kabupaten di NTT Bebas dari Covid-19
 
Setelah kejadian itu, puskesmas setempat langsung melakukan pencegahan melalui fogging untuk membasmi nyamuk-nyamuk pembawa penyakit cikungunya.
 
"Kita juga minta masyarakat untuk lakukan gerakan 3M, yakni menutup rapat tempat penyimpanan air, menguras tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas yang bisa menampung air sehingga jentik nyamuk tidak akan memiliki kesempatan untuk menetas," ungkapnya.
 
Hendra mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila merasakan beberapa tanda penyakit cikungunya agar penanganan dapat maksimal.
 
"Jika merasa demam lebih dari 39 derajat celsius, nyeri pada otot dan sendi, sendi bengkak, nyeri pada tulang, sakit kepala, muncul ruam di tubuh, lemas, serta mual segera periksakan diri ke dokter agar dapat segera tertangani," jelasnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif