Sebuah bus Trans Jogja berjalan melintas di Jl. Ahmad Yani, Yogyakarta, Rabu (5/9). ANTARA/Noveradika
Sebuah bus Trans Jogja berjalan melintas di Jl. Ahmad Yani, Yogyakarta, Rabu (5/9). ANTARA/Noveradika

Ombudsman DIY Selidiki Pengelolaan Manajemen Trans Jogja

Nasional transportasi
Patricia Vicka • 03 Desember 2019 19:38
Yogyakarta: Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta memanggil pengelola Trans Jogja, PT Anindya Mitra International (AMI), Selasa, 3 Desember 2019. Dalam pertemuan ini ORI meminta keterangan terkait pengelolaan manajemen karyawan dan operasional internal PT AMI.
 
"Headtime antar bus adalah 12 menit. Dugaan kami headtime memberi kontribusi besar ke kecelakaan kemarin. Driver ngebut karena ngejar headtime itu," kata Ketua ORI DIY, Budhi Masturi, di kantor ORI DIY.
 
Budhi berdasar keterangan PT AMI, headtime diterapkan untuk mengatur agar bus tidak boleh terlalu cepat atau tidak terlalu lambat. Sehingga tidak dikeluhkan penumpang. Namun penerapan hadtime tidak pernah dievaluasi sejak tiga tahun belakangan. Padahal kondisi jalanan dan tingkat kemacetan di DIY saat ini jauh berbeda dengan tiga tahun lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu ORI juga menduga adanya beban kerja berat yang dirasakan pengemudi. Hal ini membuat pengemudi butuh waktu istirahat yang lebih. Menurut Budhi setiap bus TJ hanya berhenti dalam rentang waktu dua hingga lima menit di setiap halte.
 
"Untuk TJ jarak dekat, waktu istirahat driver 10 sampai 15 menit. Sedangkan, untuk jarak jauh, ada waktu istirahat 25 sampai 30 menit. Kami duga driver ngebut supaya bisa mendapatkan lebih banyak waktu istirahat di tiga halte utama itu," ungkap Budhi.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif