Penyidik memeriksa dokumen hasil penggeledahan rumah dinas Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle. (Foto: Medcom.id/Muhammad Syawaluddin)
Penyidik memeriksa dokumen hasil penggeledahan rumah dinas Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle. (Foto: Medcom.id/Muhammad Syawaluddin)

Rumah Dinas Wakil Bupati Bone Digeledah

Nasional kasus korupsi
Muhammad Syawaluddin • 18 September 2019 18:48
Makassar: Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, menggeledah rumah dinas Wakil Bupati Bone, Ambo Dalle.
 
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan, penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi bantuan operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.
 
"Sat Tipikor Polda Sulsel hanya mem-backup kasus yang ditangani Polres Bone," katanya, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 18 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Satuan Tipikor Polda Sulsel bersama Polres Bone mendapatkan pengamanan Brimob Polda Sulses saat melakukan penggeledahan. Mereka berjaga di beberapa titik di rumah orang nomor dua di Bone itu.
 
Informasi yang diperoleh penggeledahan dilakukan sekitar pukul 10.00 WITA dipimpin langsung oleh Kasubdit III unit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati.
 
Dicky menjelaskan penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan data dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. "Kasusnya masih lidik. Iya, bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia dini (PAUD)," jelasnya.
 
Tidak hanya rumah jabatan Wakil Bupati Bone, tim juga menggeledah sejumlah kantor atau instansi pemerintah Kabupaten Bone secara serentak. Di antaranya, Kantor Dinas Keuangan Kabupaten Bone, Kantor Bidang PAUD, dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Bone. Sejumlah dokumen disita untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
 
"Kita belum menetapkan tersangka. Untuk dokumen yang diamankan cukup banyak," katanya.
 
Penggeledahan ini merupakan buntut dari kasus korupsi yang ditangani oleh Polres Bone yakni pengadaan buku di Taman Kanak-kanak pada 2017 dan 2018 dengan total anggaran sebanyak Rp27 miliar.
 
Dalam hitung-hitungan pihak kepolisian, kasus korupsi ini mengakibatkan kerugian negara mencapai sekitar Rp4 miliar. Namun, kepolisian masih menunggu hitungan resmi dari dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengatahui kerugian negara.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif