Seorang wanita di Medan disiram air keras hingga tewas. Metro TV
Seorang wanita di Medan disiram air keras hingga tewas. Metro TV

Newsline

Cemburu, Seorang Pria Siram Tetangga dengan Air Keras hingga Tewas

Nasional tragedi air keras Newsline luka bakar
MetroTV • 28 September 2021 16:43
Medan: Seorang perempuan asal Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Medan, Sumatra Utara, tewas akibat luka bakar yang sangat parah pada bagian tubuhnya. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menetapkan PN yang merupakan tetangga korban sebagai tersangka.
 
PN terbukti menyiramkan air keras pada korban. PN akan dijerat dengan Pasal 340 juncto 338 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup.
 
“Jadi tersangka ini melakukannya dengan cairan NaCl, atau soda api, atau air keras orang bilang, disiramkannya ke tubuh si korban. Jadi motifnya cemburu,” jelas Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli Harahap dalam tayangan Newsline di Metro TV, Selasa, 28 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ibu korban, Nani Marini, mengaku sangat terkejut dengan kepergian putrinya. Nani pun melapor ke Polsek Deli Tua. 
 
Baca: Ekploitasi Anak Kian Marak, Semua Sektor Mesti Bertindak
 
Nani menyebut putrinya pergi dengan PN untuk makan malam pada Sabtu, 25 September 2021 malam. Kemudian, PN mengantar pulang korban dengan kondisi tidak sadarkan diri dan tubuhnya dipenuhi luka bakar. 
 
Pihak keluarga tidak menaruh curiga sama sekali terhadap PN. Akhirnya, PN dibiarkan pergi dan keluarga membawa korban ke rumah sakit.
 
“Dia (korban) enggak bilang, kalau itu dia (PN) yang buat. Dia (korban) cuma merasakan sakit di badannya, sesak napasnya,” ujar Nani.
 
PN telah menyiapkan air keras dalam plastik dan digantung di sepeda motornya. Setelah berhenti di pinggir jalan, PN langsung menyiramkan air keras ke arah korban. Korban langsung menjerit kesakitan dan PN membawa korban ke rumah orangtuanya.
 
Nyawa korban tidak dapat tertolong, meski sempat dibawa ke rumah sakit. Jenazah korban kini sudah dimakamkan di Pemakaman Islam Sari Rejo, Kecamatan Polonia, Medan. (Widya Finola Ifani Putri)
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif