Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) berbincang dengan perajin kain tenun di Desa Tenganan, Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat, 24 September 2021. ANTARA/ Naufal Fikri Yusuf
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno (kiri) berbincang dengan perajin kain tenun di Desa Tenganan, Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat, 24 September 2021. ANTARA/ Naufal Fikri Yusuf

Dapat Pesanan 120 Kain Gringsing, Desa Tenganan Bali Kembali Bergelora

Nasional ekonomi daerah Sandiaga Uno pandemi covid-19
Antara • 25 September 2021 11:04
Karangasem: Sejumlah warga di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, diberdayakan membuat 120 kain tenun Gringsing pesanan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.
 
Sebanyak 120 kain tenun Gringsing tersebut akan dihadiahkan kepada pemimpin dunia yang hadir pada perhelatan G20 di Bali tahun depan.
 
"Saya order 120 kain tenun untuk dikerjakan selama satu tahun, jadi tahun depan sudah siap ya untuk saya hadiahkan kepada para pemimpin dunia G20. Semoga pesanan ini menjadi penyemangat ibu/ibu penenun sekaligus bisa membantu para pengrajin di sini," kata Sandiaga, Sabtu, 25 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ridwan Kamil Klaim Jabar Bebas Zona Oranye Covid-19
 
Sandiaga menjelaskan dari informasi yang diterimanya, desa ini terkenal dengan tenun yang teknik nya hanya ada di 3 negara di dunia yaitu Jepang, India, dan Indonesia. Menurut dia dapat dipastikan produksi kain tenun Desa Tenganan sangat spesial dan terbaik.
 
Salah satu perajin yang ditemui Sandi, Susi, menjelaskan permintaan Sandiaga tidak hanya membantu dirinya saja melainkan bisa membuat satu desa bergelora kembali.
 
Pasalnya dari permintaan Sandi yaitu sebanyak 120 kain tenun selama satu tahun pembuatannya akan memperkerjakan 400 pengrajin atau hampir satu desa yang bekerja.
 
"Karena untuk membuat 1 kain bisa melibatkan 3-5 orang. jadi untuk membuat 120 kain kurang lebih 400 orang terlibat dalam pembuatan kain dari proses penggilasan kapas, proses pemintalan benang, pewarnaan sampai proses tenun," jelas Susi.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif