Ilustrasi - Banjir merendam ratusan rumah di Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Oktober 2020. ANTARA/Gembong Ismadi
Ilustrasi - Banjir merendam ratusan rumah di Desa Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Oktober 2020. ANTARA/Gembong Ismadi

Banjir dan Tanah Longsor Landa Wilayah Kabupaten Jembrana, Bali

Nasional banjir banjir bandang Bencana Banjir BMKG
Antara • 21 September 2021 21:47
Jembrana: Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana, Bali, akibat hujan lebat sejak Senin sore, 20 September hingga malam hari. Wilayah Kecamatan Mendoyo menderita kerusakan paling parah oleh bencana yang rutin terjadi setiap musim hujan ini.
 
"Sejumlah wilayah di kecamatan tersebut selain tergenang air banjir, juga terjadi tanah longsor. Kami sudah menurunkan anggota untuk membantu warga, serta terus melakukan pemantauan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra di Jembrana, Selasa, 21 September 2021. 
 
Luapan air dari sungai serta saluran irigasi juga menyebabkan sejumlah ruas jalan Denpasar-Gilimanuk terendam air cukup tinggi. Sehingga menyebabkan gangguan arus kendaraan yang melintasi genangan air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Gubernur Bali Izinkan PTM Terbatas
 
Air banjir juga merendam rumah warga, bahkan menyebabkan tembok rumah jebol seperti yang dialami I Made Sutastra, warga Banjar Tembles, Desa Penyaringan. Ia mengatakan, air banjir setinggi hampir satu meter menyebabkan tembok rumahnya jebol, sehingga ia harus mengungsi.
 
"Ada ratusan rumah yang terendam air banjir di wilayah sini. Airnya dari luapan dam subak di sisi Utara," katanya.
 
Di sisi lain, Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patrian Krisna mendatangi pemukiman warga yang terendam banjir dan tanah longsor. Di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Wabup mendatangi rumah I Komang Widisastra, yang tembok belakang rumahnya hancur tertimpa tanah longsor.
 
"Bencana sulit untuk diprediksi datangnya. Kita hanya bisa waspada," katanya, usai menyerahkan bantuan sembilan kebutuhan pokok serta peralatan rumah tangga kepada korban bencana.
 
Selain rumah warga, ia juga meninjau titik jalan nasional yang terendam banjir cukup tinggi seperti di wilayah Desa Penyaringan, Mendoyo Dangin Tukad, Pohsanten, Mendoyo Dauh Tukad dan Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo serta Kelurahan Banjar Tengah di Kecamatan Negara.
 
Bupati memerintahkan BPBD setempat untuk segera melakukan pendataan terhadap warga yang terkena bencana tersebut.
 
"Warga yang terkena bencana harus segera mendapatkan bantuan untuk meringankan beban mereka," katanya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif