Pengendara melintasi banjir di Vila Mutiara Pluit, Kota Tangerang, Banten. (Foto: ANTARA/Fauzan)
Pengendara melintasi banjir di Vila Mutiara Pluit, Kota Tangerang, Banten. (Foto: ANTARA/Fauzan)

Strategi Pemkot Tangerang Tangani Banjir

Nasional banjir jakarta bencana banjir
Hendrik Simorangkir • 03 Februari 2020 14:50
Tangerang: Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang, Banten, melakukan berbagai strategi menangani banjir yang melanda wilayahnya. Salah satunya dilakukan dengan menambah dua unit pompa.
 
Sekretaris Dinas PU Taufik Syahzaeni mengatakan dua pompa itu akan ditempatkan di Garden City dan Perumahan Total Persada guna menahan kebocoran di pintu air Mutiara Pluit.
 
Selain pompa, pihaknya juga memasang empat kisdam atau konstruksi bangunan air di Kali Ledug, jembatan Alamanda, Perumahan Pondok Permai RW 08, serta pemasangan untuk kebocoran turap dan perbaikan tanggul.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga telah melakukan pengangkatan eceng gondok di Pintu Air 5 serta pembangunan jembatan apung di Gebang Raya, Perumahan Alamanda. Sehingga, akses masyarakat tetap bisa dilakukan tanpa terhambat kondisi banjir,” ujar Taufik, Senin, 3 Februari 2020.
 
Taufik berharap dengan sejumlah hal yang telah dilakukan dinas terkait, kondisi banjir di Periuk dan sekitarnya lekas surut dan tertangani.
 
"Sehingga kondisi Kecamatan Periuk akan cepat pulih dan kembali normal," katanya.
 
Sementara itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang, mendistribusikan dua mobil tangki air bersih kepada masyarakat yang terdampak banjir.
 
Humas PDAM Ikhsan Sodikin menjelaskan upaya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih kepada warga terdampak banjir.
 
"Bantuan air bersih dapat digunakan warga untuk keperluan seperti masak, mandi, atau mencuci," jelas Ikshan.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif