Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)
Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)

PSBB Segera Berakhir, Pemkot Tegal Buka Aktivitas Ekonomi

Nasional Virus Korona PSBB
Kuntoro Tayubi • 11 Mei 2020 21:50
Tegal: Pemkot Tegal akan membuka kembali beton pembatas jalan selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Setelahditetapkan sebagai zona hijau covid-19 (korona), mulai Jumat 15 Mei, Pemkotmengizinkan dunia usaha kembali buka.
 
Hal tersebut disampaikan Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono saat membuka Rakor bersama pengusaha terkait Rencana Relaksasi Pandemi Covid 19 Era New Normal, Senin, 11 Mei 2020, di gedung Adipura Balaikota Tegal. Iamengungkapkan Pemkot Tegal telah berupaya menekan penyebaran covid 19 mulai lockdown, isolasi wilayah dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saat ini, Kota Tegal nihil kasus covid 19.
 
“Kita perlu waspada jangan sampai terlena dan berlebihan mengingat daerah sekitar seperti Kabupaten Tegal dan Brebes masih zona merah,” ungkap Dedy di Tegal, Senin, 11 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aktivitas ekonomi di Kota Tegal harus cepat pulih. Untuk itu, mulai 15 Mei 2020 mendatang semua kegiatan usaha akan dibuka. Dengan catatan mentaati protokol kesehatan seperti memakai masker dan sarung tangan. Dipintu masuk pusat perbelanjaan Pemkot Tegal akan menyediakan thermogun dan bilik disinfektan.
 
“Semua warga yang masuk Kota Tegal harus pakai masker tanpa kecuali. Pelaku usaha juga tidak perlu khawatir pengunjung akan sepi, justru upaya tersebut akan menjadikan pengunjung merasa nyaman,” imbuh Walikota.
 
Lebih lanjut, Pemkot Tegal telah berupaya kembali menjadi destinasi wisata untuk warga di wilayah sekitar. Hal ini agar aktivitas ekonomi warga kembali bangkit.
 
“Namun setiap pengunjung wajib hukumnya pakai masker, kalau tidak harus disuruh pulang,” tegasnya.
 
Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi menghimbau agar pengusaha tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah munculnya kembali kasus positif covid 19. Selain itu, berperan aktif mengedukasi masyarakat dalam memutus rantai penyelenggaraan covid 19.
 
“Ini saatnya sinergi dan kolaborasi bersama antara pemerintah dan pengusaha,” ungkap Jumadi.

 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif