NEWSTICKER
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Jatim, Heru Tjahjono, dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu malam, 15 Maret 2020. Dokumentasi/ istimewa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, didampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Jatim, Heru Tjahjono, dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu malam, 15 Maret 2020. Dokumentasi/ istimewa

Jatim Bentuk Tim Reaksi Cepat Lacak Warga Terduga Korona

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 18 Maret 2020 22:48
Surabaya: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membentuk tim reaksi cepat untuk memetakan orang yang pernah berinteraksi dengan delapan pasien positif korona (covid-19). Tim beranggotakan ribuan orang dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim.
 
"Ada 30 tim reaksi cepat Dinkes dan 1.600 tim dari Dinsos. Tim ini akan mendalami pihak yang pernah berinteraksi dengan delapan pasien korona," kata Khofifah, di Surabaya, Rabu, 18 Maret 2020.
 
Khofifah menegaskan tim reaksi cepat mulai melakukan pelacakan hari ini. Caranya dengan mengirim surat edaran ke puskesmas, puskesmas pembantu, puskesru, polindes, hingga puskesdes di seluruh Jatim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami minta tempat-tempat kesehatan itu, untuk melakukan pemeriksaan kepada warga yang merasa memiliki tanda-tanda korona," ujarnya.
 
Baca: Taktik Khofifah Cegah Penyebaran Korona di Jawa Timur
 
Dia berharap koordinasi segera dilakukan bila sudah ditemukan warga yang memiliki gejala mengarah korona. Warga diduga terpapar korona akan dirujuk ke rumah sakit terdekat.
 
"Bagi mereka yang sudah teridentifikasi covid-19 maka akan kita isolasi," ujarnya.
 
Khofifah berharap masyarakat tidak salah paham arti kata isolasi. Dia menerangkan kata isolasi bukan mengasingkan seseorang, melainkan menjaga si pasien agar masyarakat tidak panik.
 
"Jadi mengisolasi diri itu bukan berarti mereka diasingkan. Ini dalam konteks bisa melakukan isolasi paling tidak masa 14 hari dalam masa
inkubasi virus korona," pungkasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif