Polda Kalsel menggelar pengungkapan narkoba jaringan internasional, Rabu (11/3/2020). (ANTARA/Firman)
Polda Kalsel menggelar pengungkapan narkoba jaringan internasional, Rabu (11/3/2020). (ANTARA/Firman)

22,7 Kg Sabu Asal Malaysia Disita

Nasional sabu
Antara • 11 Maret 2020 12:52
Banjarmasin: Sebanyak 22.705 gram sabu jaringan Malaysia disita Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan. Sabu tersebut bakal didistribusikan ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melalui jalur darat.
 
"Jadi ini jaringan internasional yang memasok narkoba dari Malaysia melalui jalur darat masuk ke perbatasan Kalimantan Utara dengan tujuan distribusi di Kalsel," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kalsel Kombes Iwan Eka Putra di Banjarmasin, Rabu, 11 Maret 2020, melansir Antara.
 
Dia mengungkap tiga pelaku ditangkap yakni berinisial AM, 23; YU, 26; dan SU, 25, pada 6 Maret 2020. Polisi awalnya menangkap AM saat bertransaksi 1,2 kilogram sabu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian petugas menangkap YU dan SU di sebuah rumah di Jalan Jalan Mahligai Komplek Griya Mandiri, Kelurahan Kertak Hanyar II, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. Keduanya ditangkap dari hasil pengembangan kepolisian.
 
Dia menuturkan petugas menemukan barnag bukti berupa 25 paket sabu dengan total berat 21,5 Kg dan ekstasi 13 butir seberat 4,55 gram. BArnag bukti itu didapat dari lokasi penangkapan YU dan SU.
 
Baca: Pengedar 2,5 Juta Pil Koplo di Jatim Ditangkap
 
"Untuk tersangka AM yang mengambil barang dari kurir yang mengantar merupakan warga Banjarmasin. Sedangkan dua tersangka yang bertugas menjaga gudang asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur," beber Iwan.
 
Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengapresiasi pengungkapan sabu oleh Polda Kalsel. Dia menilai sabu 22,7 kg bisa merusak generasi muda di Bumi Lambung Mangkurat.
 
"Kerja keras atas keberhasilan Polda Kalsel ini patut kita apresiasi. Saya mewakili rakyat Kalimantan Selatan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda dan jajaran," tutur gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu.
 
Dia menyatakan perang dengan narkoba demi menyelamatkan rakyat dari barang haram tersebut. Dia mengingatkan petugas untuk bersinergi.
 
"Polisi dan BNN tidak bisa bekerja sendiri, butuh dukungan kita semua rakyat Kalimantan Selatan. Sehingga informasi sekecil apapun akan sangat bermanfaat membantu pengungkapan kasus narkoba," tandasnya.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif