ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Bandara Solo Menyongsong New Normal

Nasional Virus Korona New Normal
Triawati Prihatsari • 12 Juni 2020 16:42
Solo: Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo optimistis menghadapi konsep new normal. Saat ini seluruh manajemen Bandara sedang menyiapkan diri dengan melengkapi sarana dan prasarananya.
 
"Ada banyak yang disiapkan, seperti salah satunya lokasi untuk rapid test atau uji cepat covid-19. Nanti diperuntukkan bagi penumpang yang datang dari zona merah namun belum memiliki surat keterangan sehat," papar General Manager Bandara Adi Soemarmo Solo, Yani Ajat Hermawan, di Solo, Jumat, 12 Juni 2020.
 
Baca: Wali Kota Solo Larang Anak Kunjungi Kebun Binatang

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian Yani belum dapat memastikan teknis penerapan rapid test tersebut karena masih dilakukan pembahasan lebih lanjut dengan pihak terkait. Selain itu pihak bandara memastikan sarana dan prasarana penerapan protokol kesehatan sudah lengkap baik dari sisi darat, terminal dan sisi udara.
 
Sampai saat ini jumlah penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo berada di kisaran angka 50-60 penumpang per hari. Jumlah tersebut mengalami peningkatan menjadi 90 penumpang selama dua hari terakhir dari empat penerbangan yang beroperasi.
 
"Dengan adanya peningkatan terjadi dua hari terakhir, kami optimistis masyarakat segera yakin memakai transportasi udara. Kami akan gencar melakukan sosialisasi terkait penerbangan aman ini, tanpa mengesampingkan protokol kesehatan. Jumlah penumpang juga dibatasi maksimal 70 persen dari kapasitas pesawat," jelasnya.
 
Menurut Yani semakin masyarakat cepat menyadari penerbangan udara aman, maka kepercayaan dengan menerapkan new normal akan dapat dilakukan. Korelasi akan terjadi jika penerbangan kembali aktif maka ekonomi masyarakat akan naik.
 
"Selama pandemi ini, banyak rute penerbangan ditutup. Sekarang yang aktif hanya empat rute yaitu Solo-Cengkareng, Solo-Palembang, Solo-Pontianak dan Solo-Halim. Sebagian besar maskapai masih berat memutuskan kembali beroperasi karena low factor penumpang belum stabil," ujar Yani.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif