Korban bencana tsunami yang mengalami luka diperiksa aparat Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk diobati di Kampung Cikadu, Kecamatan Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (23/12/2018). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas.
Korban bencana tsunami yang mengalami luka diperiksa aparat Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk diobati di Kampung Cikadu, Kecamatan Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (23/12/2018). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas.

Sejumlah Ambulans Berdatangan ke Tanjung Lesung

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Antara • 23 Desember 2018 10:56
Pandeglang: Sejumlah ambulans mulai terlihat berdatangan ke kawasan Tanjung Lesung, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Ambulans tersebut melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga yang menjadi korban tsunami Selat Sunda.
 
"Semua relawan sudah memasuki kawasan Tanjung Lesung untuk melakukan
evakuasi," kata Edi, 40, seorang warga Tanjung Lesung Panimbang di lokasi, Minggu, 23 Desember 2018.
 
Kendaraan ambulans dari pemerintah dan swasta itu didatangkan dari
berbagai daerah di Provinsi Banten. Kemungkinan ambulans itu mengangkut jenazah, karena diperkirakan ratusan wisatawan memadati kawasan Tanjung Lesung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap semua korban tsunami bisa ditemukan," harap Edi.
 
Menurut Edi, diperkirakan gelombang tsunami berlangsung selama 10
menit. Bahkan, dirinya sempat tergulung ombak, namun beruntung gelombang mulai
surut. "Kami saat ini hanya luka bagian tangan dan kaki akibat tergulung
gelombang," ungkap Edi.
 
Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) menyatakan dampak tsunami dan
gelombang tinggi yang menerjang pantai di Selat Sunda, khususya di daerah
Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang menyebabkan 43 orang meninggal.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif