NEWSTICKER
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Wali Kota Bogor Diminta Tetap di Rumah

Nasional Virus Korona
Rizky Dewantara • 15 Maret 2020 08:51
Bogor: Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dinyatakan sebagai salah satu daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus korona setelah kunjungannya ke luar negeri pada 16 Maret 2020. Secara khusus, Bima Arya akan dipantau selama dua pekan ke depan.
 
"Kesehatan Wali Kota Bogor akan kami pantau selama 14 hari. Sebaiknya ODP tinggal di rumah atau dibatasi kegiatannya yang berhubungan dengan banyak orang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Minggu, 15 Maret 2020.
 
Retno mengatakan selama masa pemantauan itu, Bima diwajibkan melapor terkait kondisi kesehatannya. Seperti apakah ada gejala flu hingga yang paling sederhana yakni hasil pengukuran suhu tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemantauan yang kami lakukan secara teknis, rutin mengecek kondisi Wali Kota setiap hari selama 14 hari," kata Retno.
 
Baca juga:Ganjar Pranowo Larang Kapal Pesiar Bersandar di Semarang
 
Lebih lanjut, ujar Retno, Bima Arya sejak Senin, 9 Maret 2020, berada di Azerbaijan dan Turki dan akan kembali ke Indonesia pada 16 Maret 2020. Sebagai antisipasi terkait penyebaran covid-19, Bima Arya disarankan untuk tidak keluar rumah sampai masa inkubasi selesai.
 
"Ini bentuk antisipasi dan kewaspadaan terhadap penularan virus covid-19 di Kota Bogor," tegas dia.
 
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menambahkan, Bima Arya akan menjalani pemeriksaan kesehatan awal setibanya nanti di Tanah Air.
 
"Kalau suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius, akan dipisahkan, termasuk juga rombongan. Mereka yang terindikasi pasti akan mendapatkan penanganan khusus," jelas Dedie.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif