ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Pasien Naik 157%, Sumsel Memasuki Fase Puncak Kasus Covid-19

Nasional Virus Korona PSBB
Gonti Hadi Wibowo • 18 Mei 2020 18:24
Palembang: Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumatra Selatan, Yusri menyebut bahwa terjadinya peningkatan signifikan kasus positif di Sumsel mencapai 157 persen lantaran Pemprov Sumsel aktif dan agresif dalam melakukan tracing pasien positif. Menurutnya, saat ini Sumsel sedang dalam fase puncak kasus peningkatan covid-19.
 
“Saya belum mendengar informasi detail dari gugus tugas pusat terkait peningkatan 157 persen pasien positif di Sumsel. Tetapi yang pasti saat ini kami sedang aktif dan agresif dalam melakukan tracing terhadap pasien positif untuk memutus rantai penyebaran virus korona,” kata Yusri, Senin 18 Mei 2020.
 
Per 18 Mei 2020, kasus positif virus korona di Sumsel mencapai 537 pasien. Pihaknya menyebut dibandingkan daerah lain Sumsel aktif untuk melakukan tracing terhadap pasien virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika kita aktif dalam melakukan tracing kami yakin dalam waktu dekat tren kasus positif itu bisa menurun,” jelasnya.
 
Baca: Pasien Covid-19 di Sumsel Naik 157 Persen
 
Menurutnya, kasus positif virus korona di Sumsel didominasi oleh penyebaran kasus di dalam anggota keluarga. Selain itu, untuk tenaga medis yang terpapar virus korona hanya 13 persen dari kasus 537 pasien.
 
“Pasien positif virus korona di Sumsel itu didominasi Orang Tanpa Gejala (OTG). Mereka ada yang diisolasi di rumah sakit, wisma atlet, dan isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya.
 
Sejauh ini Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang dapat melakukan pemeriksaan spesimen 400 per hari.
 
Jumlah itu terbilang terbatas lantaran BBLK Palembang juga melakukan pemeriksaan spesimen terhadap beberapa wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) lainnya seperti Jambi, Bengkulu, Lampung, dan Bangka Belitung.
 
“Kita juga cukup terkendala ruangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat terbatas. Jika kita bisa semakin banyak melakukan spesimen yang diperiksa akan semakin baik,” ujarnya.
 
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut pasien covid-19 di Sumatra Selatan meningkat siginifikan, mencapai 157 persen. Peningkatan pasien Jawa Timur paling rendah dengan naik sekitar 7 persen.
 
Kasus di Kalimantan Selatan juga mengalami kenaikan kasus mingguan menyusul Sumatra Selatan dengan peningkatan 68 persen. "Kenaikan diakibatkan klaster Gowa dan telah mengakibatkan korban mencapai 107 orang meninggal," kata Doni di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta Timur, Senin, 18 Mei 2020.
 
Sedangkan berdasarkan data kesembuhan per provinsi, peningkatan pasien terbebas covid-19 di Aceh paling tinggi dengan 83,3 persen. Disusul Bangka Belitung 79,3 persen, Bali 71,8 persen, Kepulauan Riau 69,0 persen, dan Gorontalo 62,5 persen.

 

(ALB)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif