Ilustrasi kondisi pasar Keputran Surabaya, Jawa Timur, Senin, 27 Juli 2020. Medcom.id/ Syaikhul Hadi
Ilustrasi kondisi pasar Keputran Surabaya, Jawa Timur, Senin, 27 Juli 2020. Medcom.id/ Syaikhul Hadi

Pasar Keputran Surabaya Sudah Kembali Beroperasi

Nasional Virus Korona
Syaikhul Hadi • 27 Juli 2020 12:09
Surabaya: Para pedagang pasar Keputran Surabaya kembali berjualan setelah sepekan diliburkan. Kepala BPB Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan setelah sepekan ditutup, pasar induk yang ada di Kota Surabaya saat ini juga dilakukan penyemprotan hingga area luar pasar.
 
"Selama masa libur, personel dari Pemkot Surabaya yang terdiri dari BPB Linmas, Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Dinas Pemadam Kebakaran (PMK), Bagian Perekonomian dan Usaha Daerah, serta PD Pasar Surya bersama-sama melakukan bersih-bersih itu," kata Irvan di Surabaya, Senin, 27 Juli 2020.
 
Baca: Sebagian Warga Kota Yogyakarta Ingin Pembelajaran Tatap Muka

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Irvan menjelaskan petugas juga melakukan pembenahan mulai dari pembongkaran selokan, pengerukan lumpur, pengaspalan dan pembenahan halaman. Hal itu dilakukan untuk menciptakan kenyamanan pedagang dan pengunjung.
 
"Pasar keputran juga sudah dibentuk gugus tugas untuk penerapan protokol kesehatan. Harapannya gugus tugas ini betul-betul berjalan sebagaimana mestinya," jelasnya.
 
Menurut Irvan Pemkot Surabaya akan melakukan evaluasi setelah Pasar Keputran Utara ini sudah beroperasi dalam beberapa hari ke depan. Dia juga meminta pedagang maupun pembeli agar mematuhi protokol kesehatan. "Meminimalisasi penyebaran covid-19.
 
"Pedagang maupun pembeli yang masuk ke kawasan keputran Surabaya akan dilakukan sejumlah protokol kesehatan. Baik tes suhu badan, penggunaan masker dan cuci tangan," ungkapnya.
 
Sementara Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya, Muhibuddin, mengatakan dibukanya kembali Pasar Keputran Utara membuat perubahan arus lalu lintas. Seluruh supplier, pedagang maupun pembeli datang melalui satu arah, yakni jalan di selatan Pasar Keputran Utara.
 
"Masuknya dari selatan, dan keluarnya ke arah Jalan Kayoon. Jadi satu pintu," ungkap Muhibuddin.
 
Nantinya para pedagang maupun pembeli yang dinilai melanggar protokol kesehatan akan diberi sanksi. Terutama sanksi sosial seperti menyanyi, menghafalkan Pancasila dan sebagainya.
 
"Tetapi kalau masih susah dan tetap dilanggar, nanti kita akan koordinasi dengan Satpol PP. Barangkali sanksinya lebih tegas, misal dibawa ke Liponsos dan sebagainya," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif