NEWSTICKER
Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Jatim Tetapkan Status Darurat Bencana Korona

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 21 Maret 2020 11:20
Surabaya: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, menetapkan status keadaan darurat bencana korona. Status tersebut sesuai Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/108/KPTS/013/2020, serta mengacu Keputusan Kepala BNPB Nomor 13.A/2020.
 
"Status ini diberlakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Sabtu, 21 Maret 2020.
 
Khofifah mengimbau masyarakat Jatim tetap tenang, dan selalu waspada. Khofifah mengingatkan masyarakat menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Salah satunya menjaga daya imunitas tubuh agar kebal, dengan mengonsumsi rempah seperti kunyit, jahe, temulawak, dan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami terus memonitor dan melakukan kordinasi yang sangat komprehensif vertikal dan horisontal untuk mencegah korona," ujarnya.
 
Berdasarkan data Pemprov Jatim per Jumat, 20 Maret 2020, jumlah warga Jatim positif korona mencapai 15 orang. Sebanyak 13 di antaranya dirawat di rumah sakit Surabaya, dan dua pasien sisanga dirawat di Malang.
 
Baca:Rapid TestBantu Pemerintah Lawan Korona
 
Selain itu, pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 72 orang. Daerah tertinggi penyebaran PDP adalah Surabaya sebanyak 32 kasus, Malang Raya delapan kasus, dan Sidoarjo lima kasus.
 
Angka kasus orang dalam pemantauan (ODP) di Jatim juga naik menjadi 635 orang, sebelumnya 91 orang. Daerah terbesar dalam peta penyebaran ODP di Jatim adalah Surabaya 175 kasus, Blitar 87 kasus, dan Malang Raya 74 kasus.
 
Melihat peningkatan yang signifikan, Khofifah mengaku terus melakukan koordinasi dengan rumah sakit, terkait ketersediaan tempat tidur di wilayahnya. Saat ini, kata Khofifah, ada sekitar 405 tempat tidur yang disiapkan untuk merawat pasien covid-19, tersebar di rumah sakit di Jatim.
 
"Kita juga menambah rumah sakit rumukan sebanyak 62 rumah sakit, sebelumnya hanya 44 rumah sakit. Jika nanti diperlukan, rumah sakit TNI/Polri siap untuk digunakan," pungkasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif