?Lapak hewan kurban musiman di Jl KM Sukri Jepara. Medcom.id/ Rhobi Shani.
?Lapak hewan kurban musiman di Jl KM Sukri Jepara. Medcom.id/ Rhobi Shani.

PMK Merebak pada Sapi dan Kerbau, Penjualan Kambing Kurban Meningkat

Rhobi Shani • 05 Juli 2022 17:52
Jepara: Penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Jepara banyak menjangkiti hewan ternak seperti sapi dan kerbau. Akibatnya, pada jelang Iduladha kali ini penjualan kambing meningkat.
 
Pedagang hewan kurban mulai menggelar lapak di sejumlah titik di kawasan Jepara Kota. Salah satu pedagang hewan kurban musiman, Bambang Rasidi, mengatakan mulai menggelar lapak hewan kurban pada akhir pekan lalu. Sampai saat ini telah mampu menjual puluhan kambing.
 
“Setiap tahun memang berjualan di sini. Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan, mungkin karena ada PMK ini. Kalau saya hanya menjual kambing,” ujar Bambang yang membuka lapak hewan kurban di Jl KM Sukri, Jepara, Selasa, 5 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain peningkatan jumlah hewan yang terjual, harga kambing kurban tahun ini juga meningkat. Jika dibandig tahun lalu, harga kambing mengalami kenaikan hingga Rp500 ribu per ekor.
 
“Harganya juga bagus, naik. Seperti kambing usia 2,5 tahun ini kalau tahun lalu harganya Rp3 juta, sekarang ini bisa Rp3,5 juta,” kata Bambang sambil menunjuk kambing Jawa dengan tinggi kurang dari 50 sentimeter.
 
Baca: Vaksinasi PMK di Jepara Baru Menyentuh 6 Kecamatan
 
Kambing kurban yang dijual Bambang semuanya jenis lokal. Selain kambing dari sejumlah desa di Jepara, dia juga mendatangkan kambing dari berbagai wilayah di Jawa Tengah. Itu seperti dari Kabupaten Wonogiri dan Purworejo.
 
Seorang pembeli hewan kurban, Sarip, mengatakan sengaja membeli kambing untuk kurban. Sebab, harganya lebih terjangkau bila dibanding dengan sapi atau kerbau.
 
“Kambing lebih murah, terus ini kan baru musim penyakit itu,” kata Sarip.

 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif