Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Iqbal Alqudusy menunjukkan gambar oknum anggota Polres Wonogiri yang merupakan pelaku pemerasan di Semarang, Kamis. (ANTARA/ I.C.Senjaya)
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Iqbal Alqudusy menunjukkan gambar oknum anggota Polres Wonogiri yang merupakan pelaku pemerasan di Semarang, Kamis. (ANTARA/ I.C.Senjaya)

Korban Ungkap Kelakuan Oknum Polres Wonogiri, Bermula Dituding Zina

Nasional penembakan pelanggaran etik jawa tengah Pelanggaran Anggota Polri
Mustholih • 21 April 2022 15:05
Semarang: Seorang anggota Polres Wonogiri, Bripda TPS, ditembak anggota Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota Solo, Jawa Tengah, di sekitar Makamhaji, Sukoharjo. Ternyata, anggota Polres Wonogiri yang ditembak itu merupakan anggota komplotan pemeras terhadap orang-orang yang bermalam di hotel.
 
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar M Iqbal Alqudusy, mengatakan, kasus ini bermula di rumah korban WP di Laweyan, Surakarta, pada Minggu, 17 April 2022.
 
"WP ini seorang korban pemerasan didatangi empat orang yang mengaku Anggota Polri dengan menunjukkan lencana," kata Iqbal, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 21 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


WP lalu dibawa masuk ke dalam Mobil Xenia. Menurut Iqbal, ke empat orang itu lalu menunjukkan foto korban yang baru keluar dari hotel.
 
"Korban dituduh telah berzina. Mereka minta uang Rp14.350.000 kepada korban atau ancaman akan dipross kasusnya dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara," jelas Iqbal.
 
Baca juga: Oknum Polisi Pelaku Pemerasan Langganan Melanggar Etik
 
Mendapat ancaman itu, WP pun ketakutan dan menyanggupi permintaan para komplotan pemeras. "Tapi tidak memberikan pada hari itu, tapi selasa, 19 April 2022," terang Iqbal.
 
Setelah mendapat pemerasan dan merasa menjadi korban fitnah, WP melaporkan kejadian yang dialami itu ke Kepolresta Surakarta. Tim Resmob dari Polresta Surakarta kemudian merencanakan upaya paksa dan penangkapan komplotan pemeras, pada pukul 16.20 WIB, Selasa 19 April 2022, di sekitar Makamhaji, Sukoharjo.
 
"Pada saat dilaksanakan penangkapan, ada empat orang naik Xenia dan satu orang sebagai pengawas naik sepeda motor. Dilakukan penangkapan terhadap pengawas atas nama SR," jelas Iqbal.
 
Namun, empat orang yang berada di Xenia melakukan perlawanan kepada tim Resmob Polresta Surakarta. Kendaraan Xenia yang mereka tumpangi ditumpangi empat orang ini menabrak kendaraan tim Resmob, termasuk dua motor yang dikendarai personel resmob Polresta Surakarta.
 
"Karena membahayakan, petugas menembakkan tembakan peringatan ke udara dua kali, karena tidak diindahkan perugas menembak tembakan terukur terhadap kendaraan," terang Iqbal.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif