Petugas pemadam kebakaran Pemkab Kuningan menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Padabeunghar, Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (27/9/2022). (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp).
Petugas pemadam kebakaran Pemkab Kuningan menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Padabeunghar, Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (27/9/2022). (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp).

Kebakaran Hutan Gunung Ciremai Terkendali

Antara • 28 September 2022 14:18
Kuningan: Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Teguh Setiawan, mengatakan petugas gabungan sudah bisa mengendalikan kebakaran kawasan hutan Gunung Ciremai.
 
"Beberapa titik kebakaran sudah bisa dikendalikan oleh tim gabungan," kata Teguh di Kuningan, Rabu, 28 September 2022.
 
Menurutnya kebakaran sempat meluas ke beberapa titik setelah terjadi pertama kali pada Ahad, 25 September 2022, dan bahkan sempat padam, namun pada Senin, 26 September, api kembali terpantau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian tim gabungan yang terdiri dari TNGC, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Damkar, relawan, serta masyarakat sekitar kawasan Gunung Ciremai, terus berupaya bersama-sama memadamkan kebakaran tersebut.
 
Teguh mengatakan pada Selasa, 28 September 2022, sekitar pukul 20.00 WIB, petugas gabungan akhirnya berhasil mengendalikan api di Blok Pejaten dan Batu Luhur.
 
Baca juga: Kebakaran di Taman Nasional Gunung Ciremai Semakin Meluas

"Alhamdulillah, banyak relawan yang ikut gabung memadamkan api, sehingga api dapat dikendalikan, dan kami masih melakukan pemantauan terus," tuturnya.
 
Teguh menambahkan belum mengetahui secara pasti luas lahan yang terbakar, karena lokasi yang terbakar dikhawatirkan ada bara, sehingga perlu sampai selesai terlebih dahulu.
 
"Pengukuran luas akan dilakukan setelah pemadaman selesai dilakukan dan clear tidak ada bara api lagi yang menyala," ujarnya.
 
Teguh mengatakan alat yang digunakan memadamkan api mulai dari cara manual yaitu menggunakan gepyok, sekop, dan cangkul, ada juga jet shooter, mesin semprot dan selang.
 
Selain itu ada juga mobil pemadam kebakaran milik Damkar Kabupaten Kuningan dikerahkan terutama untuk titik yang bisa dilalui kendaraan.
 
Menurutnya, petugas mengalami kendala saat berupaya memadamkan api, karena areal yang terbakar merupakan daerah perbukitan dan berbatu lepas.
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif