Ilustrasi suasana desa di Desa Selpele, Wayag, Raja Ampat. Foto: MI/Panca Syurkani
Ilustrasi suasana desa di Desa Selpele, Wayag, Raja Ampat. Foto: MI/Panca Syurkani

Ada 11 Desa Fiktif di Papua

Nasional dana desa
Roylinus Ratumakin • 07 November 2019 17:40
Jayapura: Kepala Dinas Pemberdaraan Masyarakat Kampung (DPMK) Provinsi Papua, Donatus Mote, mengaku ada desa fiktif di Kabupaten Mamberamo Raya (Mamra), Papua. Pihaknya telah menghapus desa fiktif tersebut dari data desa milik Pemerintah Provinsi Papua.
 
"Temuan pertama pada 2017 dimana ada 9 kampung yang fiktif, dan di tahun ini juga kami temukan ada 2 kampung yang fiktif. Jadi secara keseluruhan dari 2017 hingga 2019 ada 11 kampung yang fiktif," kata Mote, di Jayapura, Kamis, 7 November 2019.
 
Pihaknya mencatat ada 5.420 desa pada 2017, namun karena ditemukan ada 9 kampung fiktif maka menjadi 5.411. Jumlah desa kembali berkurang pada 2019, menjadi 5.409 karena dua kampung fiktif ditemukan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi data terakhir untuk tahun ini adalah 5.409 desa dan ini akan berlaku hingga tahun depan," ujarnya.
 
Dia menegaskan dana yang terlanjur dikirim ke 11 desa fiktif telah dikembalikan ke kas negara. Dia memastikan tidak ada dana yang hilang.
 
"Saya kaget dengan temuan ini. Karena desa fiktif terjadi di kabupaten yang sama. Ini menjadi catatan kami, sebab jangan sampai uang yang dikelolah oleh masyarakatnya justru disalahgunakan," jelasnya.
 
Untuk Papua, menurut Mote, masih sulit menemukan kriteria desa sesuai standar, di mana sesuai aturan Satu desa dihuni oleh kurang lebih 500 kepala keluarga dengan satu kepala keluarga berisi lima jiwa.
 
"Ini sulit. Kita tahu sendiri di mana ada 20 kepala keluarga bisa disebut desa. Tapi ini kondisi yang tidak bisa dihindari," ujarnya.
 
Mote mengatakan yang mengetahui keberadaan dan pembentukan desa ialan bupati. Dia mengingatkan masing-masing kepala daerah untuk berkomunikasi dengan masyarakatnya.
 
"Karena untuk mengetahui kebutuhan masyarakat harus selalu melakukan komunikasi," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif