Ilustrasi--Para ASN di lingkungan kerja Pemprov DKI Jakarta. (Foto: MI/Ramdani)
Ilustrasi--Para ASN di lingkungan kerja Pemprov DKI Jakarta. (Foto: MI/Ramdani)

Penambahan Hari Libur ASN Dinilai Ganggu Pelayanan Masyarakat

Nasional pns ASN
Hendrik Simorangkir • 06 Desember 2019 17:07
Tangerang: Wacana penambahan hari libur untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi Jumat, Sabtu, dan Minggu, dinilai kurang produktif. Hal tersebut dianggap akan mengganggu pelayanan masyarakat.
 
"Pasti akan ganggu pelayanan masyarakat seperti pengurusan KTP, perizinan, kesehatan, dan lainnya. Wacana tersebut kurang setuju diterapkan," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Akhmad Lutfi, saat dikonfirmasi, Jumat, 6 Desember 2019.
 
Lutfi menjelaskan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) harus lebih mengkaji wacana menambah hari libur untuk ASN. Lutfi meminta wacana tersebut tidak sampai mengganggu visi reformasi birokrasi Presiden Joko Widodo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya kan Pak Presiden meminta agar reformasi birokrasi dikuatin, kalau ini terjadi tanpa memikirkan itu bisa kontraproduktif dengan visi Presiden," jelas Lutfi.
 
Sebelumnya Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Waluyo Martowiyoto mempersiapkan skema jam kerja bagi ASN. Skema itu memungkinkan mereka mendapatkan tambahan libur menjadi Jumat, Sabtu, dan Minggu.
 
Pemerintah sedang menyiapkan konsep Flexible Working Arrangement (FWA) atau pengaturan kerja fleksibel. Salah satunya ASN dapat bekerja fleksibel. Menurut Waluyo, tambahan libur ini dimungkinkan tanpa mengurangi jam kerja.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif