Ilustrasi aparatur sipil negara. MI/Ramdani.
Ilustrasi aparatur sipil negara. MI/Ramdani.

Penambahan Jam Kerja ASN Dinilai Tidak Tepat

Nasional pns
Rhobi Shani • 06 Desember 2019 15:41
Jepara: Aparatur Sipil Negara (ASN) diwacanakan mendapat tambahan hari libur mulai Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan penambahan jam kerja. Wacana tersebut dinilai tidak tepat karena menganggu kebutuhan pribadi.
 
"Kalau penambahan hari libur siapa saja saya kira pasti setuju. Tapi kalau penambahan hari libur kerena waktu kerja ditambah itu yang kurang pas,” ujar Kepala BKD Kabupaten Jepara, Diyar Susanto, pada Jumat, 6 Desember 2019.
 
Waktu kerja ASN saat ini dimulai pukul 07.00 hingga 15.30. Jika waktu kerja ditambah, maka akan memberatkan pegawai perempuan. Sebab seorang istri juga memiliki tanggungjawab di rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sehari bekerja paling bagus ada batasan maksimal, saat ini di Jepara sudah lima hari kerja. Kalau dipaksakan liburnya dari Jumat akan berimbas pada kepentingan pribadi pasti terganggu, sehingga harus dievaluasi ulang,” kata Diyar.
 
Penambahan jam kerja dinilai juga akan berbenturan dengan budaya dan tradisi yang sudah ada di masyarakat. Diyar mencontohkan masyarakat di sejumlah wilayah Jepara memiliki tradisi menggelar hajatan atau selamatan pada sore hari.
 
“Kemudian yang perlu diperhatikan lagi efektivitas. Kira-kira dengan penambahan jam kerja apakah pelayanan kepada masyarakat bisa efektif, itu juga harus diperhatikan,” tandas Diyar.
 
Komisioner KASN, Waluyo Martowiyoto, tengah mempersiapkan skema jam kerja bagi ASN. Pemerintah sedang menyiapkan konsep Flexible Working Arrangement (FWA) atau pengaturan kerja fleksibel. Salah satunya ASN dapat bekerja fleksibel.
 

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif