Warga mengungsi dari banjir akibat tanggul sungai Tuntang Jebol. Foto: ANT/AJI STYAWAN
Warga mengungsi dari banjir akibat tanggul sungai Tuntang Jebol. Foto: ANT/AJI STYAWAN

Tanggul Jebol di Jateng Ditutup Karung Pasir

Nasional bencana banjir
Haryanto • 10 Januari 2020 16:17
Demak: Sejumlah tanggul sungai di Jawa Tengah jebol karena hujan deras beberapa hari terakhir. Petugas gabungan berupaya membenahi sementara tanggul jebol dengan karung pasir.
 
"Tindakan kami, selain segera melakukan evakuasi terhadap masyarakat, kami juga langsung berupaya menutup tanggul yang jebol," ujar Kapala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Sudaryanto, Jumat, 10 Januari 2020.
 
Dia menuturkan pembenahan tanggul jebol dilakukan bersama TNI/Polri, relawan dan masyarakat. Tanggul jebol diperbaiki sementara menggunakan karung berisi pasir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mudah-mudahan hari ini selesai agar banjir tidak semakin parah," kata dia.
 
Dia melanjutkan pembuatan tanggul sementara dilakukan sebagai tindakan darurat bencana. Perbaikan tanggul secara permanen akan dilakukan sambil menunggu ketersediaan anggaran.
 
"Sambil menunggu anggaran perbaikan tanggul permanen, tanggul-tanggul sementara itu diharapkan mampu menahan limpasan air dari sungai," tambahnya.
 
Dia mengungkap tanggul sungai Tuntang yang melintas di daerah Guntur, Kabupaten Demak, jebol pada Kamis, 9 Januari 2020. Selain itu tanggul jebol juga terjadi di Kabupaten Pati, tepatnya di Kecamatan Dukuhseti, pada Jumat, 10 Januari 2020.
 
Sejumlah wilayah banjir akibat jebolnya tanggul, mengakibatkan 1.600 warga mengungsi.Sudaryanto menerangkan beberapa wilayah yang terkena banjir mulai surut. Pihaknya meminta masyarakat tetap waspada, karena cuaca ekstrem diprediksi melanda beberapa wilayah Jateng.
 
"Sesuai prakiraan cuaca BMKG, hari ini hujan deras akan mengguyur bagian tengah Jateng, di antaranya di Banyumas, Temanggung dan sekitarnya. Kita berdoa semoga tidak terjadi bencana," jelasnya.
 
Sementara itu, tekait stok logistik kebencanaan disebut aman. Sebagian logistik sudah disebar ke masing-masing kabupaten/kota di Jateng.
 
"Stok logistik beres, kalau kurang tinggal minta lagi. Peralatan dan personel juga semuanya siap," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif