Sampah di sungai DIY.
Sampah di sungai DIY.

Pemda DIY Kaji Teknologi Pengolahan Sampah

Nasional sampah lingkungan hidup
Patricia Vicka • 13 Januari 2020 18:44
Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta sedang mengkaji teknologi pengolahan sampah. Teknologi ini diharapkan dapat mengurangi gunungan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Bantul.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY Sutarto menjelaskan TPST Piyungan sudah overload menampung kiriman sampah sejak 2014 lalu.
 
"Targetnya tahun ini selesai kajiannya. Tahun 2021 mulai kami perkenalkan ke publik," ujar Sutarto di Yogyakarta, Senin 13 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya bekerja sama dengan badan usaha dan pemerintah pusat untuk membuat kajian tersebut. Pembiayaan pembuatan teknologi pengurangan sampah ini akan dilakukan bersama pihak ke tiga. Pemda berencana melakukan lelang untuk mencari pihak yang tertarik membiayai teknologi ini pada 2021.
 
Sutarto tak mengelak bahwa kesadaran masyarakat DIY untuk mengolah sampah masih rendah. Hal ini terbukti masih banyaknya sampah yang dibuang ke TPST Piyungan. Dalam sehari rata-rata ada sekitar 580 ton sampah yang masuk ke TPST Piyungan.
 
"Itu merupakan 70 persen sampah yang dihasilkan warga dari tiga kabupaten dalam sehari. Artinya dalam sehari rata-rata ada lebih dari 600 ton sampah yang dihasilkan masyarakat. Belum termasuk yang ada di sungai dan saluran air yang belum terangkut," jelas Sutarto.
 
Bahkan saat libur akhir tahun tiba, jumlah sampah meningkat 20 persen atau sekitar 610 ton perhari. Jumlah ini tak sejalan dengan penambahan luas lokasi TPST Piyungan. Pemda sempat berencana menambah luas TPST. Sayangnya rencana ini belum teralisasi.
 
Saat ini Pemda memadatkan ruang di TPST untuk membuang sampah. "Kami coba cari ruang yang belum banyak sampahnya. Lalu sampah-sampah yang ada, kami dorong ke ruang yang belum banyak terisi sampah," pungkasnya.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif