Fasilitas Pendidikan Pascagempa Harus Diperhatikan
Warga mencari barang berharga miliknya di antara reruntuhan rumahnya yang rusak akibat gempa, Desa Tanjung, Lombok Utara, NTB--MI/Ramdani
Jakarta: Anggota Komisi X DPR RI Putu Supadma Rudana meminta pemerintah memperhatikan fasilitas pendidikan yang terkena dampak gempa bumi di daerah Nusa Tenggara Barat dan Bali, karena berhubungan langsung dengan kelancaran pendidikan.

"Saya akan laporkan ini ke Pemerintah Pusat untuk segera memberikan bantuan kepada para korban dan mulai membangun sekolah baru yang tahan gempa di Pulau Lombok maupun di Bali," kata legislator dari komisi pendidikan ini dalam keterangan tertulisnya Rabu, 8 Agustus 2018. 

Baca: Pemkab Lombok Utara Mulai Buka Akses Jalan yang Tertutup


Putu mengatakan, dirinya dan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri mengunjungi SDN 1 Tiyingtali, Karangasem, salah satu sekolah yang rusak parah karena gempa di Karangasem, pada Senin 6 Agustus 2018.

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu memaparkan dari kunjungan itu diketahui sekolah tersebut rusak parah sehingga proses belajar mengajar menjadi terhambat. Putu menyarankan untuk sementara dibuatkan tenda dari bambu dan daun kelapa seperti kelabang untuk penutupnya di halaman sekolah.

"Karena memang kelas tidak bisa digunakan. Ini untuk mengurangi kekhawatiran jika terjadi gempa susulan," ujarnya.

Putu juga berharap para generasi muda Bali yang terlibat dalam organisasi Karang Taruna membantu dan menenangkan para wisatawan asing yang sedang panik karena gempa.

Ketua Karang Taruna Bali itu menilai bantuan atau informasi kepada wisatawan asing sangat penting saat kondisi seperti ini agar kembali tenang dan tidak panik.

"Kepada para pengurus ataupun anggota karang taruna Bali kiranya memberikan bantuan atau informasi kepada wisatawan asing agar kembali tenang dan tidak panik, memberikan bantuan pertama untuk penanggulangan stres dan trauma," ujarnya.

Selain itu Putu menyampaikan duka yang sangat mendalam bagi para korban gempa dan mendoakan agar masyarakat Lombok dan Bali diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (5/8). Titik pusat gempa berada pada kedalaman 15 Kilometer, tepatnya 8.37 Lintang Selatan 116.48 Bujur Timur tepatnya 18 kilometer barat laut Lombok Timur itu juga dirasakan cukup keras di Bali.






(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id