Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar terlihat dari Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/9/2021)
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar terlihat dari Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/9/2021)

Sepekan, Gunung Merapi 62 Kali Keluarkan Lava dan Awan Panas

Nasional gunung merapi Erupsi Gunung
Ahmad Mustaqim • 23 Oktober 2021 07:53
Yogyakarta: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih tinggi dalam periode pengamatan 15-21 Oktober 2021. Guguran awan panas yang terjadi pekan ini sempat menyebabkan hujan abu.
 
"Pada minggu ini terjadi dua kali awan panas guguran dengan estimasi jarak luncur maksimal 2.500 meter ke arah barat daya. Dilaporkan terjadi hujan abu tipis di wilayah Kecamatan Selo (Boyolali)," kata Kepala BPPTKG, Hanik Humaida di Yogyakarta, Sabtu, 23 Oktober 2021. 
 
Selain guguran awan panas, guguran lava terjadi lebih banyak. Guguran terjadi 60 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanik mengungkapkan, hasil pengamatan aktivitas gunung tersebut juga menunjukkan adanya pertumbuhan kubah lava. Total volume kubah lava sudah lebih dari 4 juta meter kubik. 
 
Baca juga: Ganjar Berencana Jadikan Bus Listrik untuk Transportasi Umum
 
"Volume kubah lava barat daya sebesar 1.609.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.927.000 meter kubik," ungkapnya. 
 
Kemudian, aktivitas kegempaan dalam sepekan didominasi gempa guguran, yakni sebanyak 1.363 kali. Selain gempa guguran, yakni dua kali Awanpanas Guguran (APG), 4 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 22 kali gempa Low Frekuensi (LF), 583 kali gempa Fase Banyak (MP), 110 kali gempa Hembusan (DG), dan 7 kali gempa Tektonik (TT). 
 
"Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi," ungkap Hanik. 
 
Hanik menegaskan, status Gunung Merapi masih siaga. Potensi bahaya luncuran material lava dan awan panas sekitar 3 kilometer ke arah sungai Woro dan sejauh 5 kilometer ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. 

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif