Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada saat memberikan keterangan kepada media di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022. ANTARA/Willy Irawan.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada saat memberikan keterangan kepada media di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022. ANTARA/Willy Irawan.

Polri Kumpulkan Data dan Rekaman CCTV Tragedi Stadion Kanjuruhan

Daviq Umar Al Faruq • 03 Oktober 2022 01:10
Malang: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan Mabes Polri kini tengah menginvestigasi tragedi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ia memastikan hasil investigasi akan disampaikan ke masyarakat.
 
"Langkah-langkah saat ini sedang kita lakukan, termasuk pengumpulan data-data di TKP, CCTV untuk mengetahui secara lengkap dan tentunya perkembangan-perkembangan yang ada akan kita sampaikan," kata Listyo di depan gerbang Stadion Kanjuruhan, Minggu, 2 Oktober 2022.
 
Baca: Penggunaan Gas Air Mata saat Pertandingan Diminta Diaudit

Listyo menegaskan pihaknya bakal serius untuk mengusut tuntas insiden yang menewaskan 125 orang tersebut. Ia pun berharap hasil investigasi terkait proses penyelenggaraan dan pengamanan pertandingan sepak bola kali ini dapat menjadi acuan kedepannya.
 
"Tentunya ke depan terkait dengan proses penyelenggaraan, proses pengamanan yang nanti akan didiskusikan dan tentunya akan menjadi acuan dalam proses pengamanan," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Disinggung soal penggunaan gas air mata di dalam stadion, dia mengaku tim nya juga akan mendalami hal itu. Terutama terkait standar operasional prosedur (SOP) pengamanan dalam stadion.
 
"Tim tentunya akan mendalami terkait SOP dan tahapan-tahapan yang telah dilakukan oleh satgas ataupun tim pengamanan yang melaksanakan tugas pada saat pelaksanaan pertandingan," jelasnya.
 
Listyo menerangkan seluruh tahapan pertandingan akan dilaksanakan audit selama investigasi berlangsung. Mulai dari upaya-upaya penyelamatan pemain dan ofisial dari Persebaya Surabaya dan Arema FC.
 
"Semuanya akan kita dalami, dan ini menjadi satu bagian yang akan kita investigasi secara tuntas baik dari penyelenggara, dari sisi pengamanan dan tentunya pihak-pihak yang memang perlu kita lakukan pemeriksaan untuk menuntaskan dan memberikan gambaran terkait dengan peristiwa yang terjadi dan tentunya siapa yang nanti harus bertanggung jawab di dalam proses yang kami lakukan," ujarnya.
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif