Jalur utama penghubung antar desa dan kecamatan di Cianjur selatan, Jawa Barat, tertutup longsor. Foto: ANTARA
Jalur utama penghubung antar desa dan kecamatan di Cianjur selatan, Jawa Barat, tertutup longsor. Foto: ANTARA

Jalur Utama di Cianjur Selatan Tertimbun Longsor, Aktivitas Ekonomi Terhambat

Antara • 19 Mei 2022 17:24
Cianjur Selatan: Jalur utama penghubung antar desa dan kecamatan di Cianjur selatan, Jawa Barat, tertutup longsor. Kondisi ini menghambat aktivitas perekonomian warga.
 
Camat Pagelaran, Denny Widya, mengatakan pihaknya sudah menerjunkan tim untuk membersihkan material longsor agar jalan dapat dilalui kembali. Terutama untuk aktifitas warga dan wisatawan, karena di jalur tersebut terdapat obyek wisata situ dan air terjun.
 
"Longsor untuk kedua kalinya melanda jalan utama penghubung antar desa dan kecamatan itu, sehingga petugas gabungan termasuk TNI/Polri berusaha membuka kembali jalan yang tertutup longsor setinggi 1,5 meter dengan panjang longsor mencapai 10 meter," kata Denny, Kamis, 19 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan jalan yang tertutup longsor merupakan akses utama menuju obyek wisata Situ Hiang, Situ Beber, dan Curug Ngebul. Sebelumnya, hujan lebat menguyur desa itu selama dua jam, sehingga menyebabkan tebing di pinggir jalan setinggi 20 meter longsor.
 
Baca: BMKG Ingatkan Warga Waspada Longsor Jalur Pegunungan Sulteng
 
"Jalan tersebut juga akses utama warga dari beberapa desa di Kecamatan Pagelaran, sehingga kami berupaya agar segera dapat dilalui kendaraan. Kami berharap ada bantuan alat berat agar proses menyingkirkan material cepat dilakukan," ujarnya.
 
Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur untuk menurunkan alat berat. Ini guna memudahkan proses menyingkirkan material longsor dapat cepat dilakukan karena jalur tersebut merupakan jalur aktif.
 
"Kita upayakan dalam satu hari dapat tuntas kalau menggunakan alat berat, jalur yang terutup longsor merupakan akses utama warga beraktivitas termasuk aktifitas perekonomian dan juga jalur utama ke obyek wisata andalan di Kecamatan Sindangbarang," kata Rudi.
 
Seiring tingginya curah hujan selama satu pekan terakhir, pihaknya mengimbau warga terutama pengendara yang melintas di sepanjang jalur selatan Cianjur, untuk tetap waspada. Sebab, sebagian besar wilayah tersebut rawan terjadi bencana alam longsor.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif