Pembangunan Gedung Terminal Tipe A Patria di Kota Blitar, Jawa Timur/Dok. Pemkot Blitar.
Pembangunan Gedung Terminal Tipe A Patria di Kota Blitar, Jawa Timur/Dok. Pemkot Blitar.

Pembangunan Terminal Patria Kota Blitar Ditarget Rampung Sebelum Lebaran

Nasional Mudik Lebaran Jawa Timur Mudik Lebaran 2022
Daviq Umar Al Faruq • 18 April 2022 12:45
Blitar: Pembangunan gedung di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, Jawa Timur terus dikebut. Pasalnya, gedung tersebut ditarget sudah dapat beroperasi sebelum Lebaran 2022.
 
Terpantau, progres pembangunan hingga saat ini sudah hampir selesai. Gedung Terminal Patria sudah berdiri kokoh, pagar sudah terpasang, serta jalur bus sudah siap digunakan.
 
Kepala Terminal Patria Kota Blitar, Verie Sugiharto menjelaskan pembangunan gedung sudah hampir selesai. Saat ini, pihak rekanan tengah fokus pada tahap merampungkan penutup gedung serta atap selasar atau teras gedung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sebelum Lebaran 2022, Gedung Terminal Patria sudah mulai beroperasi secara trial (percobaan). Tujuannya untuk memastikan kelayakan gedung, sebelum dibuka secara resmi,” katanya, dalam keterangan resmi, Senin 18 April 2022.
 
Pembangunan gedung dua lantai dengan luas 2.000 meter persegi ini menggunakan anggaran dana sebesar Rp65 Miliar. Anggaran tersebut berasal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang dimulai sejak 2021 lalu.
 
"Saat beroperasi Terminal Patria mampu menampung 6.000 penumpang. Gedung ini juga dilengkapi empat eskalator, di sisi utara untuk jalur naik, sedangkan sisi selatan untuk jalur turun penumpang," ujarnya.
 
Baca: Pemudik Jalur Pantura Jatim Diprediksi Naik 100% Imbas Jalur Selatan Lumajang Terputus
 
Sebagai informasi, revitalisasi Terminal Patria Blitar dari Kemenhub bertujuan untuk mengubah lokasi area terminal menjadi kawasan industri, perdagangan, dan modern. Terminal Patria merupakan terminal penumpang tipe A dan terminal induk terbesar yang terdapat di kawasan Blitar Raya. 
 
Terminal ini beralamat di Jalan Kenari Nomor 110, tepat di selatan ujung kota Blitar, berdekatan dengan wilayah Kabupaten Blitar. Nama terminal ini diambil dari akronim yang menjadi semboyan nasionalisme warga Blitar, yakni PATRIA (Pembela Tanah Air, Rapi, Indah dan Aman). 
 
Terminal dengan luas bangunan fisik 5.184 meter persegi ini diresmikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan mulai beroperasi sejak 12 Februari 1998. Sebelumnya, terminal ini dikelola oleh Pemerintah Kota Blitar, kemudian diambil alih oleh Kementerian Perhubungan m sejak Januari 2017. 
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif