Waki Wali Kota Tangerang Sachrudin meninjau lokasi terdampak banjir di Perumahan Garden City Residence, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Foto: Medcom.id/ Hendrik S
Waki Wali Kota Tangerang Sachrudin meninjau lokasi terdampak banjir di Perumahan Garden City Residence, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Foto: Medcom.id/ Hendrik S

Penyintas Banjir di Periuk Diminta Mengungsi

Nasional bencana banjir
Hendrik Simorangkir • 02 Februari 2020 15:50
Tangerang: Korban banjir di Perumahan Garden City, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, diminta segera mengungsi. Ketinggian air di kawasan tersebut mencapai 150 sentimeter saat ini.
 
"Kita cek kondisi di lapangan dan memang air masih cukup tinggi ditambah masih tingginya intensitas hujan," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat meninjau lokasi terdampak banjir di Perumahan Garden City Residence, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Sachrudin meminta petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang selalu siaga membantu masyarakat terdampak banjir. Dia menerangkan banjir akibat luapan Kali Angke yang tak jauh dari wilayah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Masyarakat agar mau dievakuasi ke tempat yang lebih aman supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
 
Sachrudin menjelaskan Pemkot Tangerang telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk memobilisasi warga di lokasi terdampak bencana. Sebanyak delapan perahu karet telah disiapkan untuk mengevakuasi warga.
 
"Selain itu juga ada jembatan apung yang disiapkan untuk warga yang akan menyebrang," jelasnya.
 
Selain meninjau lokasi dampak banjir, Sachrudin pun mendatangi dapur umum korban musibah banjir di Kecamatan Periuk yang berada di kantor
Kecamatan Periuk. Sachrudin menerangkan keberadaan dapur umum dapat membantu masyarakat yang terdampak musibah banjir pada Sabtu, 1 Februari 2020.
 
"Terima kasih untuk dedikasinya membantu masyarakat Kota Tangerang yang terkena musibah banjir. Karena kebutuhan pangan sangat diperlukan bagi yang terkena musibah banjir di wilayah Periuk ini," ungkapnya kepada para relawan yang bertugas di dapur umum.
 
Sahrudin menambahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menyiapkan sebanyak 1.000 nasi bungkus yang akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Dia merinci sebanyak 500 bungkung untuk warga di Periuk, 250 bungkus di Kecamatan Batuceper, dan 250 bungkus untuk Kecamatan Benda.
 
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mendirikan enam posko kesehatan di tiga titik kelurahan yang dilanda banjir. Keenam posko tersebut dilengkapi dengan peralatan kesehatan, dengan lima petugas yang bersiaga.
 
"Untuk di wilayah Periuk Jaya satu posko mobile sesuai kondisi banjir dan kebutuhan masyarakat. Jika di titik awal surut, posko tersebut akan pindah ke titik yang masih banjir dan membutuhkan. Poako kesehatan itu didirikan di Kelurahan Gembor, Kelurahan Periuk Jaya, dan Kelurahan Jurumudi," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini, Minggu, 2 Februari 2020.
 
Dini menjelaskan masing-masing posko di antaranya menangani 30 pasien hingga 50 pasien. Puskesmas Gembor juga sudah menangani rujukan satu ibu hamil yang terdampak banjir.
 
"Untuk penyakit pengungsi didominasi keluhannya gatal-gatal, batuk terbanyak ISPA," kata Dini.

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif