Proses pencarian korban longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara)
Proses pencarian korban longsor di Sukajaya, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara)

Wilayah Terdampak Longsor di Sukajaya Ditanami Vetiver

Nasional longsor tanah longsor
Antara • 03 Februari 2020 09:18
Bogor: Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menanami wilayah terdampak longsor di Kecamatan Sukajaya dengan puluhan ribu bibit akar wangi atau vetiver.
 
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bibit akar wangi akan ditanam di setiap lereng dan tebing di beberapa desa di Sukajaya. Tanaman tersebut dikenal memiliki akar kuat dan diharapkan dapat mencegah longsor kala kondisi cuaca buruk.
 
"Sudah disiapkan untuk penanaman bibitnya. Dari Senin, 27 Januari 2020, sudah jalan penanamannya. Rencananya jumlah keseluruhan sekitar 50 ribu bibit," kata Ade, melansir Antara, Senin, 3 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ade menyebut program penanaman bibit akar wangi melibatkan TNI, karena lokasi yang dituju sulit dijangkau. Tak hanya akar wangi, Pemkab Bogor juga menanam bibit pohon buah-buahan di lahan datar, sehingga ketika berbuah dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
 
"Selang-seling, untuk di tebingan ditanam akar wangi sedangkan di lahan datar buah-buahan supaya bisa diambil manfaatnya untuk masyarakat," katanya.
 
Cuaca buruk yang terjadi di awal 2020 mengakibatkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor terdampak banjir dan longsor. Longsor terjadi di Kecamatan Sukajaya, Nanggung, dan Cigudeg, sedangkan banjir terjadi di Kecamatan Gunung Putri dan Jasinga.
 
Bencana banjir dan longsor itu membuat 14.010 warga mengungsi. Mereka berasal dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Cigudeg sebanyak 922 orang, Kecamatan Sukajaya sebanyak 9.926 orang, Kecamatan Nanggung sebanyak 3.121 orang, dan Kecamatan Jasinga sebanyak 41 orang.
 
Kejadian tersebut juga menelan korban jiwa sebanyak delapan orang dan tiga orang yang sebelumnya dilaporkan menghilang telah ditemukan meninggal. Kemudian, 12 orang mengalami luka berat dan 517 orang mengalami luka ringan.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif