Ilustrasi/Dok. Pexels.com
Ilustrasi/Dok. Pexels.com

3 Kabupaten/Kota di Jateng Tertinggi Stunting

Nasional stunting
Mustholih • 07 Agustus 2020 15:12
Semarang: Sebanyak tiga kabupaten/kota di Jawa Tengah memiliki jumlah balita yang menderita stunting dan gizi buruk terbanyak. Yakni Wonosobo, Banjarnegara, dan Rembang.
 
"Wonosobo paling tinggi angka stunting, 27,17 persen. Disusul Banjarnegara, 24,31 persen, dan rembang, 24,15 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Semarang, Jateng, Jumat, 7 Agustus 2020.
 
Yulianto menuturkan, pada Februari 2020, pihaknya telah mengukur tinggi badan 955.835 balita di Jateng. Dari hasil pengukuran itu, 14,9 persen bayi di Jateng menderita stunting.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi, tentunya, angka stunting di Jateng menurun dibandingkan data riset sebelumnya," ujar Yulianto.
 
Baca:11.863 Balita di Sumsel Stunting dan Gizi Buruk
 
Dia berujar, pihaknya terus memantau status gizi balita di Jateng melalui pos pelayanan terpadu (Posyandu). Dia mengatakan pada masa pandemi covid-19, penyelenggaraan Posyandu harus menerapkan protokol kesehatan covid-19.
 
"Di era pandemi ini, posyandu dilaksanakan sesuai kondisi pandemik masing-masing wilayah dengan menerapkan protokol kesehatan dan protokol posyandu yan telah ditetapkan," bebernya.
 
Dinas Kesehatan Jawa Tengah melakukan intervensi dengan memberi makanan tambahan untuk balita, makanan tambahan untuk ibu hamil, dan memberi formula gizi untuk balita yang menderita gizi buruk. Distribusi makanan tambahan ini dilakukan melalui Puskesmas, Posyandu, bidan desa, dan kunjungan langsung ke rumah penderita.
 
"Kita juga memberi kapsul vitamin A setiap Februari dan Agustus untuk bayi, balita, dan ibu nifas. Memberi tablet vitamin pada remaja dan ibu hamil," terang Yulianto.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif