Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Eks Kepala Desa di Cianjur Gerogoti Dana Desa Rp700 Juta

Nasional korupsi dana desa
Benny Bastiandi • 12 Februari 2020 14:54
Cianjur: Mantan Kepala Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, JA, ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Cianjur. JA disangka menyelewengkan dana desatahun anggaran 2017-2018 sebesar Rp700 juta.
 
Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur, Yudhi Syufriadi, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari Inspektorat Kabupaten Cianjur. Kemudian berkas perkara segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
 
"Alat bukti sudah cukup. Cuma untuk meyakinkan nanti di persidangan, kita minta hasil penghitungan kerugian negaranya," kata Yudhi kepada wartawan di kantor Inspektorat Kabupaten Cianjur, Rabu, 12 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yudhi menerangkan tersangka JA belum ditahan. Modus dugaan penyelewengan Dana Desa oleh JA di antaranya dengan memanipulasi jenis pekerjaan fisik yang dilaporkan selesai, padahal tidak beres.
 
"Modusnya itu ada beberapa macam. Pertama, pekerjaannya tidak selesai tapi dianggap selesai. Kedua, pekerjaannya memang tidak ada, tapi dianggap ada. Ketiga, ditemukan ada laporan pertanggungjawaban yang tidak lengkap sehingga belum kita percayai. Pekerjaannya ada, tapi laporannya belum lengkap," beber Yudhi.
 
Tahun ini pagu Dana Desa Kabupaten Cianjur pada 2020 sebesar Rp427.760.763.000. Besaran nilainya bertambah dibanding 2019 sebesar Rp412,6 miliar. Sementara pada 2018, pagu Dana Desa yang dialokasikan pemerintah pusat untuk Kabupaten Cianjur sebesar Rp346,8 miliar.
 
Kepala Inspektorat Kabupaten Cianjur, Arief Purnawan, menambahkan kini sedang dilakukan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) terhadap dugaan penyelewengan Dana Desa oleh JA. JA diduga menyelewengkan dana desa saat masih menjabat sebagai kepala desa.
 
"Ini merupakan sinergitas antara Inspektorat dan Kejaksaan," kata Arief.
 

 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif