NEWSTICKER
Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.

Wakil Bupati Nduga Diminta Jangan Perkeruh Situasi

Nasional kelompok bersenjata di papua
Roylinus Ratumakin • 27 Februari 2020 18:03
Jayapura: Wakil Bupati Nduga Wentius Nemiangge mengancam melakukan suaka politi, bila pemerintah pusat tak menarik pasukan nonorganik dari Nduga, Papua. Wentius diminta tak memperkeruh situasi di Nduga dengan ancamannya tersebut.
 
"Aparat hadir itu karena adanya masalah. Semua itu bermula dari tewasnya belasan karyawan Istaka Karya yang belum terungkap sampai sekarang. Bahkan empat orang yang hilang belum ditemukan. Ini yang menjadi atensi bersama personel kepolisian untuk melakukan penegakan hukum," kata Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Paulus Waterpauw, di Jayapura, Kamis, 27 Februari 2020.
 
Baca:Wabup Nduga Ancam Pemerintah Pusat

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jenderal bintang dua itu menekankan Pemkab Nduga semestinya membantu aparat keamanan untuk menyelesaikan persoalan keamanan di Nduga. Dia menegaskan penempatan pasukan TNI/Polri di Nduga karena adanya konflik bersenjata yang mengorbankan masyarakat dan aparat.
 
"Selama mereka masih ada (KKB) di Nduga, kepolisian tetap akan melakukan penegakan hukum," ujarnya.
 
Waterpauw menegaskan yang berhak memiliki dan menggunakan senjata api hanya Polri, TNI, dan beberapa satuan dalam lingkup terbatas. Dia memastikan polisi akan menindak tegas pihak yang leluasa menggunakan senjata api tanpa izin.
 
"Yang lain itu tidak boleh, apalagi dengan leluasa (seperti) sekarang. Kami tidak bisa menoleransi (hal) itu. Kami akan tindak tegas," tandasnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif