Bupati Malang, M Sanusi. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)
Bupati Malang, M Sanusi. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)

Tak Ada Sanksi bagi Pelanggar PSBB di Kabupaten Malang

Nasional Virus Korona PSBB
Daviq Umar Al Faruq • 14 Mei 2020 15:30
Malang: Bupati Malang, M Sanusi, mengatakan, tak akan menjatuhkan sanksi kepada masyarakat yang melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
 
"(Sanksinya) ya kena covid-19. Tidak ada sanksi (khusus, karena) nanti polisi yang memberikan sanksi," ujar Sanusi, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Menurut Sanusi, PSBB di Kabupaten Malang tidak menitikberatkan pada sanksi. Masyarakat hanya diajak lebih sadar akan bahaya virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau di Kabupaten Malang, sanksi itu untuk ke sekian kali. Kesadaran masyarakat untuk selamat dari covid-19, itu yang utama. Siapa yang diselamatkan? Masyarakat itu sendiri. Karena PSBB yang melaksanakan adalah masyarakat, kenapa harus diberikan sanksi?" jelasnya.
 
Baca juga:Karantina Warga Pasar Hamadi Dimanjakan Fasilitas Hotel
 
Tak hanya itu, Sanusi mengungkapkan pihaknya tak berencana mengeluarkan larangan menyelenggarakan salat id berjemaah sata Lebaran nanti. Ia hanya berpesan agar pelaksanaan salat memperhatikan physical distancing.
 
Pun selama PSBB, warga juga diizinkan tetap bekerja.
 
"Petani boleh bekerja, yang bekerja boleh kerja juga, tapi ada pembatasan terkait jarak. Kita tidak mengandai-andai, insyallah di Kabupaten Malang semua taat. Restoran, pukul 21.00 WIB harus tutup, kalau bandel akan kita tutup paksa. Jam malam jam 21.00-04.00 WIB," pungkasnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif