ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Hasil Rapid Tes Massal Sleman, 20 Orang Reaktif

Nasional Virus Korona PSBB
Ahmad Mustaqim • 13 Mei 2020 00:01
Yogayakarta: Sebanyak 20 orang diketahui reaktif dari hasil rapid test covid-19 yang diadakan Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
 
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, mengatakan rapid test massal yang diselenggarakan di GOR Pangukan, Kecamatan Tridadi, Sleman pada Selasa, 12 Mei 2020. Dari 500 pendaftar yang dijadwalkan ikut rapid tes, hanya 416 orang yang mengikuti.
 
"Di luar 416 orang itu tidak hadir meski sudah mendaftar. Tidak ada keterangan dari para pendaftar kenapa tidak datang," kata Joko saat dihubungi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemkot Makassar Bakal Rapid Tes 12 Ribu Jukir dan Ojol
 
Rapid tes massal ini diperuntukkan warga yang pernah berkunjung ke swalayan Indogrosir Jalan Magelang Kecamatan Mlati, Sleman pada periode 19 April hingga 4 Mei. Hal ini menyusul temuan salah satu pekerja positin covid-19 dan telah jadi klaster baru penyebaran virus.
 
"Dari hasil rapid tes tersebut, didapatkan sebanyak 20 orang yang reaktif dan selebihnya negatif," jelas Joko.
 
Menurut Joko 20 orang reaktif segera dijemput petugas puskesmas sesuai alamat tempat tinggal. Mereka selanjutnya akan menjalani karantina di Asrama Haji Yogyakarta.
 
Jumlah orang reaktif hasil rapid tes kemungkinan besar bertambah. Rapid tes massal masih akan dilakukan hingga 14 Mei 2020 dengan jumlah total peserta 1422 orang.
 
Klaster Indogrosir mulai muncul usai salah satu pekerja positif covid-19 dengan tercatat pada kasus 79. Pasien kasus 79 telah dinyatakan sembuh. Hingga kini jumlah pasien covid-19 klaster Indogrosir sebanyak 15 orang.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif