NEWSTICKER
Posko pengungsian Kampung Cipandawa, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 15 Februari 2020. Medcom.id/ Rizky Dewantara
Posko pengungsian Kampung Cipandawa, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 15 Februari 2020. Medcom.id/ Rizky Dewantara

KPAI Sebut Pelayanan Kesehatan di Pengungsian Bogor Tidak Efektif

Nasional bencana longsor
Rizky Dewantara • 15 Februari 2020 10:10
Bogor: Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Kesehatan dan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza), Sitti Hikmawatty, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi bencana longsor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sidak tersebut dilakukan untuk memantau pelayanan kesehatan terhadap para pengungsi.
 
"Hasil temuan kami di lapangan, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, khususnya Dinas Kesehatan, tidak efektif dalam melakukan pemantauan dan penatalaksanaan kesehatan di lokasi bencana," kata Sitti di posko pengungsian Kampung Cipandawa, Desa Cileuksa, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 15 Februari 2020.
 
Sitti menegaskan pihak pemerintah daerah harus lebih optimal dan progresif dalam penanganan bencana dari aspek kesehatan, semisal di sediakan posko kesehatan yang benar-benar memiliki fasilitas lengkap pada lokasi bencana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Sitti pemeriksaan medis harus intens dilakukan terhadap pengungsi karena dengan kondisi di tempat penampungan seperti ini, khususnya anak sangat rentan terpapar penyakit.
 
"Saat ini mayoritas pengungsi terserang penyakit kulit dan pencernaan. Hal ini juga harus diantisipasi dalam pola makan para pengungsi, pemerintah daerah harus perhatian hal ini," jelas Sitti.
 
Sitti menyatakan KPAI akan melakukan rapat pleno terkait temuan di lapangan soal bencana longsor di Kabupaten Bogor. Pihaknya akan memanggil pemerintah pusat, provinsi dan daerah terkait penanganan bencana longsor.
 
"Hasil dari rapat internal KPAI nantinya kami akan adakan rapat bersama atau terpisah untuk koordinasi dengan pemerintah terkait tentang penanganan bencana tersebut," pungkas Sitti.
 

 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif