ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.
ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi.

Kenaikan Cukai Dikhawatirkan Meningkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Nasional industri rokok
Mustholih • 22 November 2019 16:54
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengkhawatirkan kenaikan cukai rokok 23 persen bakal memicu peredaran rokok ilegal. Tingginya harga cukai berpotensi mengalihkan serapan tembakau ke produsen-produsen rokok gelap.
 
"Karena tembakau itu sebenarnya biasanya terserap. Cuma tidak tahu kemana, apa ke pabrik rokok bercukai atau pabrik rokok gelap. Sehingga tingginya harga cukai, (serapan tembakau) mungkin akan ke produsen-produsen rokok ilegal," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo, kepada Medcom.id, Jumat, 22 November 2019.
 
Sambodo mengatakan kenaikan cukai bakal berpengaruh besar terhadap industri rokok kecil. Bahkan kenaikan cukai bisa mengakibatkan industri rokok kecil berhenti beroperasi. "Kalau produsen-produsen kecil pasti sangat terpengaruh. Bisa saja enggak produksi lagi," jelas Sambodo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun untuk industri rokok besar, kata Sambodo, pengaruh kenaikan cukai tidak berlangsung lama. "Sebenarnya itu kadang-kadang tidak merugikan (pabrik besar). Turun iya, tapi tidak terlalu signifikan," jelas Sambodo.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif